Main Dua Kaki Dengan Pengedar Narkoba, Dua Oknum Polisi Di Kep.Selayar Di Amankan

oleh
Stop Pungli Mabes Polri

SUARALIDIK.com,KEPULAUAN SELAYAR- Menindaklanjuti program Kapolri terkait Ops Saber Pungli ( Operasi Sapu Bersih Pungli) di dalam tubuh institusi, Polres Kepulauan Selayar tidak main-main.

Keseriusan tersebut dibuktikan pada hari Sabtu (15/10), dimana Jajaran Propam Polres Kep.Selayar mengamankan 2 (dua) orang personilnya yang di duga ” main dua kaki” atau menerima suap dan melakukan praktek Pungli terhadap salah seorang pengedar Narkotika.

Oknum yang diamankan oleh Propam Polres Kep.Selayar tersebut berinisial AM dengan Pangkat Brigadir Polisi anggota Polsek Passimarannu bersama dengan rekannya DH, dengan Pangkat Brigadir Satu yang bertugas di Polsek Bonto Sikuyu Polres Kep.Selayar.

Sebagaimana di lansir dari website Tribratanewspolreskepselayar.com, Kasi Propam Polres Kepulauan Selayar Ipda Erwin Amran, menjelaskan bahwa kedua oknum anggota Polri tersebut ditangkap setelah diperoleh informasi bahwa mereka telah menerima suap dari seorang Pengedar Narkoba.

Kronologis kejadian penangkapan tersebut di mulai pada Sabtu pagi sekitar Pukul 09.30 Wita, Brigpol AM menyampaikan melalui telepon kepada Briptu DH,jika akan melakukan penangkapan terhadap salah seorang pengedar Narkotika jenis Sabu-sabu di Benteng Selayar, kemudian sekira pukul 10.00 Wita kedua oknum Anggota Polres ini bertemu di Jl.KH.Ahmad Dahlan dan sekitar pukul 12.00 Wita keduanya melakukan penangkapan terhadap salah seorang kurir dan membawanya ke dalam rumah salah seorang warga dan di interogasi di rumah tersebut” ujar Ipda Erwin.

Selanjutnya masih menurut Erwin Amran, Brigpol AM kemudian menanyakan asal Sabu-sabu yang akan di jualnya dan pengakuan pengedar tersebut berasal seorang berinisial LM asal Makassar. Kemudian Beigpol AM mengatakan akan membawa pengedar sabu-sabu tersebut ke Mapolres, namun pengedar yang ditangkapnya tersebut memohon untuk tidak di bawa ke Mapolres karena dirinya sudah tidak punya orang tua dan berjanji akan membantu anggota Polisi untuk menangkap bandarnya.

Brigpol AM kemudian menyuruh pengedar ini untuk mengeluarkan semua isi dalam saku celananya termasuk uang yang dia bawa, dan Brigpol AM meminta untuk dikeluarkan uangnya sebesar Rp 5 Juta dan meminta lagi Rp 500 Ribu sebagai pembeli bensin. Brigpol AM ini kemudian mengambil uang sebesar Rp 5,5 Juta dan diserahkan kepada Briptu DH,namun DH tidak berani memegang uang bersama BB 1 paket Sabu, dan AM yang kemudian mengambil uang bersama paket Sabu tersebut lalu menyuruh pengedar yang ditangkapnya itu pulang kerumahnya ” ucap Kasi Propam.

Sekitar jam 16.00 Wita setelah diperoleh informasi bahwa adanya oknum anggota Polri yang diduga melakukan Pungli dengan seorang pengedar Narkoba yang telah diamankan maka dilakukan pengembangan dan perbuatan kedua oknum anggota Kepolisian tersebut kepada Kapolres Kep. Selayar AKBP Edy Suryantha Tarigan.

Kapolres Kepulauan Selayar,AKBP Eddy Suryantha Tarigan- Repro TribratanewspolresSelayar/SUARALIDIK.com
Kapolres Kepulauan Selayar,AKBP Eddy Suryantha Tarigan- Repro TribratanewspolresSelayar/SUARALIDIK.com

Kapolres lalu memerintahkan untuk melakukan tindakan tegas, selanjutnya sekira pukul 21.00 Wita, tim Opsnal Gabungan Propam Polres Kepulauan Selayar bersama Satres Narkoba mendatangi rumah orangtua oknum Brigpol AM di Dusun Tile-Tile Desa Patikarya Kec.Bonto Sikuyu dan tim gabungan mendapatkan oknum Brigpol AM lalu dilakukan penggeledahan di dalam rumah dan ditemukan yang sebanyak Rp 5 Juta bersama 1 paket Sabu-sabu,sementara uang yang berjumlah Rp 500 Ribu telah di pergunakan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut,keduanya kini di tahan di Rutan Polres Kep.Selayar untuk di proses lebih lanjut.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Eddy Suryantha Tarigan, S.IK menjelaskan bahwa Pihaknya tidak akan mentolerir adanya oknum yang menerima Suap serta Pungli dan Narkoba.

Jauh hari sebelumnya saya sudah ingatkan, tidak ada toleransi bagi anggota yang menerima Suap, Pungli dan Narkoba, dan pasti akan kita tindak tegas. Jadi saya ingatkan sekali lagi jangan ada yang macam-macam” tegas Eddy.

REDAKSI ; suaralidik.com