Makassar Akan Terapkan Sistem Ganjil Genap

oleh
Kepala Korlantas Polri, Irjen Royke (foto: Ist)

MAKASSAR. Suaralidik.Com – Kota Metropolis Makassar aka menerapkan sistem ganjil genap. Menumpuknya volume kendaraan yang akhir – akhir ini mulai memadati kota Makassar menjadi alasan menerapkan sistem ini.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Royke (foto: Ist)

Kepala Korlantas Polri, Irjen Royke (foto: Ist)

Rencana pengaturan ganjil genap tersebut dibeberkan oleh Kakorlantas Irjen Royke Lumowa saat meresmikan sistem transportasi sehat merakyat, di kantor Direktorat Lalulintas Polda Sulsel, Jalan Andi Pangeran Petterani, Jumat, (9/3/2018).
Dilansir melalui news.okezone.com, Menurut Putra Minahasa itu, sistem pembentukan ganjil genap yang diterapkan di Tol Cikampek ke arah Jakarta memang sudah sewajarnya diterapkan lantaran membludaknya kendaraan yang sudah tidak bisa di bendung lagi.
Lebih lanjut Royke menambahkan bahwa penumpukan kendaraan yang sekarang ini sedang terjadi acap kali menimbulkan kemacetan yang begitu parah. Tak tanggung sejak dulu saya di Makassar penumpukan kendaraan di lokasi yang sama juga sudah menjadi langganan.
“Memang sudah sewajarnya sistem satu arah diberlakukan di sana. Metode ganjil genap mengurai kemacetan secara bertahap. Seperti halnya di Jalan Andi Pangerang Pettarani di Makassar juga kerap menumpuk. Bisa saja metode semacam itu juga kita terapkan dan lebih jelasnya biarkan Dirlantas yang mengonsepnya,” kata Royke pria kelahiran Ujung Pandang tersebut.
Royke menjelaskan secara tegas, pemberlakuan sistem satu jalan tersebut memang harus dipikirkan sejak dini. Ia menggambarkan misalnya saja ada masyarakat dari Bekasi yang ingin ke Jakarta namun plat nomornya tidak sesuai dengan tanggal yang sedang ganjil atau genap, tetap bisa melintas, namun dari pintu tol berbeda.
“Sistemnya memang seperti itu. Akan tetapi kita urai secara perlahan penumpukannya. Mana yang kita pilih cepat tetapi menumpuk dibandingkan dengan lama tetapi tetap lancar,” bebernya.
Royke juga mengatakan, adanya penerapan ini untuk mendukung peralihan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum karena sudah disiapkan lajur bus khusus pada ruas tol tersebut.
“Intinya kami mengharapkan kepada masyarakat lebih jelih dan dapat memanfaatkan transportasi umum dengan moda angkut yang besar,” pungkasnya.(wal/iqbal)