Mall Ramayana Bulukumba Tutup, Puluhan Karyawan Menganggur

oleh

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Ramayana Departemen Store Mall Mega Zanur kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan resmi ditutup. Sabtu (9/9/17).

Akibatnya, puluhan karyawan eks Ramayana terpaksa menganggur.

Para (Eks) Karyawan Ramayana Departemen Store Mall Mega Zanur Bulukumba Tampak Sibuk Menyusun Barang Yang Akan Direturm kembali ke Makassar. Sabtu (9/9/17).

Manager Ramayana Bulukumba, Rudianto mengatakan secara keseluruhan karyawan yang bekerja di Ramayana berjumlah 50 orang. Kini setelah Ramayana di Kabupaten Bulukumba ditutup, nasib mereka sakarang berbeda-beda.

“ke-50 itu tidak semua di PHK, sebagaian ada yang ditarik ke Ramayana Makassar, ada juga yang mengaku menikah, ada yang sedang mencari pekerjaan baru, ada yang entah mau kemana, dan itu sebenarnya sudah menjadi urusan mereka masing-masing.” Ujarnya.

Selain itu, Rudianto mengaku semua karyawan yang di PHK masing-masing telah menerima pesangon.

“Tapi yang jelas para staf ini pastinya menerima pesangon, dan itu sesuai masa kerjanya masing-masing,” ungkapnya.

Diketahui, ditutupnya Ramayana Departement Store di Kabupaten Bulukumba berdasarkan adanya instruksi pusat PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS), mengatakan akan melakukan penyegaran dengan format baru hingga menutup 7 gerai Ramayana lainnya di berbagai daerah selain Bulukumba.

Untuk diketahui juga, kini Mall yang sebelumnya milik mantan Bupati Bulukumba, Zainuddin Hazan, telah bepindah aset dengan menjual kepada Pemilik baru bernama Haruna.

“Beliau lah yang mengambil alih Mall dan membeli semua aset pak Zainuddin,” tambah Rudianto.

Adapun pemamfaatan lantai bekas Ramayana di Mall mega Zanur akan dialih dungsikan menjadi Supermarket lengkap yang semula berada di lantai 3 akan diturunkan ke lantai 1.

“Bapak Haruna akan menurunkan supermarket yang ada dilantai tiga untuk mengisi lantai satu, dan supermarket yang diatas itu jualannya lengkap,” tandas Rudianto.

Rep: Indra Chaerunnisa


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama