Malu Pakai Motor, Ini Alasan Oknum Anggota DPRD Sinjai Pakai Bantuan Kelompok Tani Beli Mobil

oleh -75 views
DPRR Sinjai

Oknum Anggota DPRD Sinjai Kembalikan Dana Bantuan Kelompok Tani

DPRR Sinjai

SINJAI – Oknum Anggota DPRD kabupaten Sinjai, Tajuddin dikabarkan mengembalikan atau menebus uang milik kelompok tani Siparappe yang diambilnya tiga tahun silam. Hal tersebut dilakukaanya setelah Tajuddin ramai diberitakan telah mengambil dana bantuan kelompok tani dan digunakan untuk membeli mobil.

Ketua kelompok tani Siparappe, Alimuddin (47) Warga Desa Pattongko, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai kepada wartawan mengaku kedatangan Tajuddin menemuinya, bermaksud untuk menebus uang milik kelompok tani Siparappe yang ia ambil tiga tahun silam. Meski bukan bertemu langsung dan hanya mengutus seseorang.

“Setelah beritanya tersebar, beliau (Tajuddin) menelpon meminta saya untuk menemuinya disuatu tempat, namun saya menolak karena sewaktu Tajuddin ambil uang itu (uang bantuan kelompok tani_red) transaksinya yah dirumah saya, jadi bila mau dikembalikan maka transaksinya juga harus dirumah saya biar disaksikan anggota kelompok tani yang lain” kata Alimuddin, Rabu (29/11/2017) malam.

Lanjutnya, pertemuan disepakati di jembatan Pattongko. Melalui orang yang diutus Tajuddin, ia mengembalikan uang kelompok tani tersebut. Hanya saja Alimuddin mengatakan pengembalian tersebut belum seluruhnya, masih ada yang tersisa.

“Iya, ia (Tajuddin) kembalikan tapi tidak seluruhnya masih tersisa 2.2 juta. Awalnya 50 juta lalu diangsur, hingga akhirnya tersisa sebanyak 14.700.000 dan setelah diberitakan di media ia lalu datang lagi membayar sebanyak 12.500.000 jadi sekarang total yang tersisa sebesar 2.2 juta rupiah,” ungkap Alimuddin.

Disinggung masalah pembelian mobil tersebut, Alimuddin mengatakan, saat itu Tajuddin hanya menggunakan sepeda motor, namun karena Tajuddin tau kalau kelompok tani Siparappe menerima uang bantuan RPPE sebanyak 300 juta, maka Tajuddin meminta uang tersebut sebanyak 50 juta rupiah.

“Alasannya, Tajuddin malu pakai motor karena sudah menjadi anggota dewan, jadi uang yang 50 juta itu diambil untuk membeli mobil” kunci Alimuddin.