Mantan Napi Narkoba Kotamobagu Miliki Lahan Peti 18 Ha, Pemkab Bolmong Hanya Melongo

oleh -
Aktivitas Penambangan Tanpa Izin alias PETI kian marak di Lokasi Potolo, Tanoyan, Bolmong

BOLMONG, Suaralidik.Com – Astaga tambang potolo sudah di kapling -kapling oleh para pengusaha yang berduit dan anehnya yg mengklaim adalah pengusaha cina lokal.

Santer beredar nama pengusaha Ko sani yang tak lain adalah sang pengusaha lokal ternama di Bolmong Raya khususnya kota Kotamobagu.

Hasil investigasi ke beberapa warga yang berdekatan dengan lokasi Sani beraktifitas mereka membenarkan bahwa lahan itu milik mereka.

Penelusuran yang mendalam, diperoleh data yang lebih kuat bahwa lahan yang dimiliki Sani masuk kategori lahan tanah adat yang sepenuhnya dikuasai pemerintah.

“Bayangkan Tanah Adat, hak ulayat anak Mongondow di kapleng oleh oknum cina lokal,”ucap warga lokal.

Hebatnya, mantan terdakwa Narkoba dan tak pernah disidang itu bisa mengoleksi 18 Hektare.

Anehnya, kepemilikan lahan Sani itu diperkuat dengan legitimasi oleh oknum kepala desa. Lebih aneh lagi, legitimasi itu menggunakan tanda tangan oknum ketua BPD inisial Is sekaligus transfee dana ratusan juta.

Masih maraknya tambang illegal di eks tambang Potolo, Tanoyan mendatangkan tanda tanya besar. Sebab, beberapa waktu lalu Bupati Bolmong telah menerbitkan edaran larangan aktivitas tambang di sana.(***OA)