Masyarakat Buton Utara Optimis Kembangkan Pertanian Organik

oleh

Regional, Lidik Buton – Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, memiliki potensi besar menjadi daerah sebagai Kabupaten organik. Salah satu tanaman yang akan dikembangkan adalah beras hitam dan beras merah atau dalam istilah bahasa daerah buton utara (bahasa kulisusu) “pae wakombe dan wakawondu”. Ucap Sirwan Kalibu Salah Satu Mahasiswa Buton Utara kepada suaralidik.Com. Selasa, (28/03/2014)

Tanaman ini adalah komoditi asli Buton Utara yang telah dikembangkan dari dulu sampai sekarang. Meskipun persaingan bahan pangan yang relatif tak menentu, namun tak membuat tanaman ini punah, buktinya sampai sekarang masih banyak petani lokal yang membudidayakan.

Sirwan menambahkan, Karena beras ini merupakan beras organik yang diyakini dapat menjaga kesehatan tubuh sehinga beras ini ketika dikembangkan lebih lanjut karena tidak menutup kemungkinan Buton Utara akan menjadi salah satu Kabupaten swasembada pangan organik.

Dengan demikian Buton Utara akan dijuluki menjadi kawasan pertanian organik, Indonesia bagian timur yang mengecualikan revolusi hijau, Lanjut sirwan.

Bupati Buton Utara, Abu Hasan, pernah menerangkan, bahwa “ia bersama pihaknya akan mendukung penuh program pertanian organik, ujarnya.

Sehingga tak tanggung-tanggung Bupati Buton itu langsung menaikkan angaran Dinas Pertanian sebesar 30 persen, atau menjadi 16 Miliyar. “Ujar Bupati Buton Utara, Abu Hasan saat ditemui usai acara kegiatan coffe morning di Grand Clarion kendari.

Saat ini lokasi yang dikembangkan untuk pertanian organik jenis tanaman padi seluas 16.000 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan di daerah itu, Tutup Sirwan.

Adhe


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama