Masyarakat Desa Bontomasila Gantarang Desak Dibangunkan Instalasi Air Bersih

oleh
bonto masila
Masyarakat Desa Bontomasila Gantarang desak dibangunkan Instalasi Air Bersih

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com -Dugaan perubahan pengalokasian anggaran proyek pengadaan dan pembangunan instalasi air bersih berbasis pipanisasi menjadi sumur bor mengundang tanda tanya masyarakat Desa Bontomasila, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba yang secara spontan berbondong-bondong mendatangi kantor desa Bontomasila untuk meminta kejelasan informasi langsung kepala desa.

bonto masila
Masyarakat Desa Bontomasila Gantarang desak dibangunkan Instalasi Air Bersih

Perwakilan warga masyarakat yang berjumlah kurang lebih 50 (lima puluh) orang tersebut datang ke kantor desa dipimpin dua orang kepala dusun masing-masing atas nama, Sarifuddin dari Dusun Bontotanae dan Mustamin dari Dusun Parappoe.

Selain mempertanyakan kebenaran rumor menyangkut dugaan perubahan status pengalokasian anggaran proyek pengadaan pipanisasi, warga juga turut menyampaikan aspirasi berupa desakan perampungan pembangunan jaringan instalasi air bersih berbahan dasar pipa dan bukan sumur bor.

Perwakilan warga masyarakat diterima langsung Kepala Desa Bontomasila, Sagaruddin, didampingi Sekretaris Desa, Sararuddin. Mengawali arahannya di depan perwakilan warga masyarakat, Kepala Desa Bontomasila, Sagaruddinn membantah rumor perubahan status pengalokasian anggaran proyek pengadaan pipanisas menjadi sumur bor.

Pemerintah desa sama sekali tidak pernah melakukan perubahan pengalokasian anggaran untuk proyek pengadaan dan pembangunan instalasi air bersih dari pipanisasi menjadi sumur bor”.

Malah sebaliknya, Pemerintah Desa Bontomasila telah berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah desa Bontoraja dan sejumlah desa tetangga lainnya yang telah saling bersepakat untuk mengalirkan air bersih dari Desa Bontoraja ke Desa Bontomasila melalui jaringan pipa.

Pembangunan jaringan instalasi air bersih dengan sistem pipanisasi dirasakan lebih mudah bila dibandingkan dengan sumur bor yang sangat sulit untuk dibuat di sekitar Desa Bontomasila yang rata-rata wilayahnya terdiri bebatuan sehingga berdampak menyulitkan proses pengeboran.

Upaya pengeboran sudah dilakukan berulangkali dengan cara berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Namun proses pengeboran tetap saja tidak bisa dilakukan karena banyaknya sedimen bebatuan yang menghambat kegiatan pengeboran di Desa Bontomasila, terang Sagaruddin.

Rencana pembangunan jaringan instalasi air bersih ini diakui Sagaruddin telah dibahas dalam proses penyusunan anggaran pembangunan dan belanja desa. Kegiatan ini mutlak dilakukan untuk menutupi keterpenuhan air bersih sebagai salah satu bentuk kebutuhan vital masyarakat.

Proyek pembangunan instalasi air bersih mutlak dan wajib dilaksanakan, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat umum dan bukan kepentingan kepala desa dan atau personal, urainya.

Rangkaian pertemuan yang berlangsung pada hari Rabu (20/09) tersebut diakhiri dengan penandatanganan dokumen berita acara kesepakatan proyek pengadaan dan pembangunan instalasi air bersih berbasis sistem pipanisasi yang pengelolaannya akan dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bontomasila. (iswanto/fadly syarif/red2)