Meike Mamahit : Pemkab Boltim Optimis Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang Kelima

oleh
Pemkab Boltim menyerahka LKPD Tahun 2017 ke BPK RI

Boltim, Suaralidik.Com – Bupati Boltim melalui Kepala Inspektorat Daerah Dra Meike Mamahit optimis bahwa Pemkab Boltim akan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kalau opini ini terwujud, maka Boltim adalah daerah baru yang menerima opini yang kelima kalinya.

Sebagaimana diketahui, Senin (2/4) Pemkab Boltim menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Anaudited tahun anggaran 2017 ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
LKPD tersebut di serahkan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Drs. Rusdi Gumalangit yang diterima langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Provinsi Sulut, Drs Tangga Muliaman Purba MM, setelah penandatanganan berita acara penyerahan.

Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Drs. Tangga Muliaman Purba MM, menyampaikan penyerahan LKPD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Pasal 56 yang menyebutkan bahwa LKPD disampaikan Gubernur/Bupati/Walikota paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

”Selanjutnya LKPD akan diperiksa BPK untuk diberikan opini dengan mendasarkan pada 4 aspek yaitu kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintah, Kecukupan pengungkapan, efektifitas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Purba berharap, LKPD yang disusun pemerintah Boltim telah sesuai dengan memenuhi empat aspek tersebut.
“Hakekat pemberian opini merupakan pencerminan hasil penyajian atas LKPD dalam rangka mewujudkan akuntabilitas dan transparansi atas seluruh aktivitas keuangan pemerintah daerah,” kuncinya.

Sementara itu, Setelah penyerahan LKPD, akan dilakukan pemeriksaan rinci oleh BPK sebagai lanjutan dari pemeriksaan pendahuluan yang baru berakhir pekan lalu. (***bob-rm/iqb)