Melawan, Pelaku Pembunuhan Ratna di Jalan Poros Maros Di Hadiahi Timah Panas

oleh
Herman
Herman, pelaku pembunuhan Ratna yang mayatnya di buang di Desa Samangki Maros

MAKASSAR,SUARALIDIK.com – Pelaku pembunuhan Ratna (32 tahun), warga yang beralamat di Jalan Abu Bakar Lambogo Makassar, akhirnya diringkus polisi, Rabu (4/10/2017) sekitar pukul 00.10 wita.

Herman
Herman, pelaku pembunuhan Ratna yang mayatnya di buang di Desa Samangki Maros

Pelaku diketahui bernama Herman (32 tahun), Supir mobil Fuso (CV. Sa Widya) beralamat Belawa, Kabupaten Wajo diringkus di Pabrik Tonasa Kabupaten Pangkep. Korban Ratna dan pelaku Herman merupakan pasangan suami istri dari hasil nikah siri selama Lima bulan.

Dari informasi yang diterima, Ratna dibunuh dipergudangan Benteng Baru Jalan Galangan Kapal, Ujung Tanah, Makassar kemudian pelaku membuang jasad koran di Desa Samangki Kecamatan Simbang Kabupaten Maros pada 30 September 2017 lalu sekira pukul 22.00 Wita.

Dari interogasi petugas kepolisian, pelaku Herman mengakui dirinya yang telah melakukan pembunuhan terhadap Ratna dengan cara menjerat leher korban dari arah belakang dengan seutas tali nilon di atas Mobil Truk Fuso 6 Roda No. Pol DD 8538 IL.

Setelah mengetahui istrinya ( korban) telah meninggal, pelaku langsung membawa korban menggunakan truk tersebut ke daerah Bantimurung Desa Samangki Maros dan membuang korban di tepi jalan disamping pondasi di jalan poros Maros-Bone Km 15-16.

Dimana pada saat diperjalanan pelaku membuang tali yang digunakan menjerat disekitar Pasar Bulu-Bulu Jalan Poros Maros,” terang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Rabu (4/10/2017) siang.

Adapun motif pelaku melakukan pembunuhan karena merasa kesal sering dimarahi oleh korban dan mengeluarkan kata-kata kasar/kotor kepada pelaku.

Kombes Dicky melanjutkan bahwa sekitar Pukul 03.00 Wita, pada saat anggota melakukan pencarian Barang Bukti yang digunakan (Tali Nilon), pelaku mencoba untuk melarikan diri, kemudian Anggota Gabungan melakukan tindakan tegas terukur dengan cara memberi tembakan peringatan keudara sebanyak 3 kali, namun pelaku tetap tidak menghiraukan sehingga anggota melakukan tembakan kearah kaki dan mengenai paha kiri dan paha kanan.

Selanjutnya pelaku dibawah ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis,” ucap Dicky. (hmspolda/a2)