Melerai Perselisihan di Kafe ,Kasat Narkoba Polres Jeneponto Tembak Pengunjung, Waduh !!!!

oleh
Korban Penembakan Kasat Narkoba Jeneponto saat dirujuk ke Rumah sakit Bhayangkara Makassar-/ SUARALIDIK

JENEPONTO,SUARALIDIK.com- Korban penembakan Kasat Narkoba Polres Jeneponto AKP Arivalianto Bermuli pada Jumat (26/8/2016) dinihari kemarin, Andi Burhan kini dirawat secara intensif di RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan operasi guna mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di paha kanannya.

Andi Burhan Kr. Tengang (43) yang merupakan panitera di PN Jeneponto tersebut dilarikan ke IGD RSUD Lanto Dg pasewang Jeneponto setelah mengalami luka tembak dipaha kanannya.

Informasi yang di himpun Redaksi SuaraLidik.com, pada Jumat dinihari kemarin, A.Burhan warga Jl.Pahlawan Kelurahan Empong Selatan Kecamatan Binamu Jeneponto ini sebelumnya sedang berada di room/kamar 3 Kafe Rezky Family bersama 3 orang pelayan kafe, secara tiba tiba datang lelaki Jufri Als Lallo (38) warga Kelurahan Tonro Kassi Timur Kecamatan Tamalatea Jeneponto ini dalam keadaan abuk seraya mengatakan kepas seluruh pengunjung kafe dan mengtakan “ Sebentar saya pukul semua orang di sini

Korban kemudian mengikuti Jufri Als Lallo yang masuk kedalam salah satu room /kamar yang mana ditempati juga oleh Kasat Narkoba, AKP Arivalianto bersama beberapa pengunjung dan Burhan lantas mengucapkan ” kalau bukan karena pak Kasat, saya pukul kamu ” sambil meninggalkan ruangan tersebut.

Burhan Kr. Tengang kemudian keluar dari Kafe Rezky menuju warung kelontongan yang ada di samping kafe, tak lama dirinya mendengar lewat pengeras suara,Jufri als Lallo berteriak ” mana orangnya itu pengadilan, saya mau pukul kamu” , merasa Jufri menyebut nama instansi tempatnya bekerja, Burhan Kr.Tengang pun kembali masuk kedalam kafe dan langsung menendang Jufri als Lallo dan ikut juga lelaki Bulu yang turut membantu Burhan untuk memukul Jufri.

Kasat narkoba yang berada di dalam kafe tersebut berteriak ” Bubar Semua ” dan melepaskan tembakan peringatan, Dorr !!! tak lama setelah terdengar letusan senjata api milik Kasat Narkoba, Burhan yang sadar dirinya terkena peluru di paha sebelah kanannya akhirnya terjatuh.

Burhan yang dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar atas permintaan keluarga. Di rumah sakit milik Polri ini juga, korban saat ini menjalani perawatan di ruang Kenari, kamar 7, RS Bhayangkara Makassar.

Dugaan sementara, sesuai kesaksian korban, akibat mabuk sesudah minum miras, Kasat Narkoba Polres Jeneponto AKP Arivalianto Bermuli diduga melakukan penembakan dan mengenai korban yang bertugas sebagai Panitera PN Jeneponto. Tempat kejadian perkara (TKP) penembakan berada di Cafe Resky, Jalan Lingkar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Kapolres Jeneponto AKBP Joko Sumarno yang dikonfirmasi mengenai dugaan mabuknya Kasat Narkoba AKP Arivalianto Bermuli saat menembak korban, mengaku masih akan meneluri kebenarannya.

Editor : Andi Awal-SuaraLidik