Membludak.. Anis Matta “Tanda Kemenangan Sudah Terasa”

oleh
Kampanye Dialogis FAS, Restaurant Dinasti

PAREPARE, suaralidik.com – Kampanye dialogis Calon Walikota-Wakil Walikota Parepare Faisal Andi Sapada-Asriady Samad (FAS), dihadiri ribuan warga. Dengan dihadiri Calon Presiden RI Anis Matta ini berlangsung di Aula Restoran Dinasty Kota Parepare, Minggu 04/03/2018.

Kampanye Dialogis FAS, Restaurant Dinasti

Warga sebagian bahkan tidak dapat tempat. Padahal, didalam ruangan tidak pakai kursi mereka duduk bersila. Hal ini telah diantisipasi tim dan panitia hingga menyiapkan TV yang cukup lebar di Warkop 588 yang berada depan lokasi. Warga yang tidak mendapat tempat, memilih berkerumun didepan warkop menyimak orasi dari FAS dan Anis Matta.

Anis Matta yakin Petahana Tumbang

“Antusiasme warga dan pendukung FAS sangat tinggi seperti ini, membuat kita semakin optimis. Tanda-tanda kemenangan semakin terasa,” kata Anis disela orasinya.

Dengan menyemangati warga untuk tidak berkecil hati melawan incumbent dengan segala fasilitasnya. Anis mengutip kisah perjuangan Nabi Ibrahim bisa melawan Raja Namrud, serta Daud melawan Jalut alias Goliath.

Ribuan orang “SIBAWAKI” di Dinasty Restaurant.

“Buktikan bahwa kita bisa melawan mereka yang selalu berasa besar dan unggul. Catat sejarah! Mantapkan hati,” tegas Anis, yang disambut pekikan kata ‘Sibawaki’ dari ratusan warga.

Dalam sambutannya, Faisal menyoroti kondisi sosial masyarakat yang terjadi di Parepare. Ia menyebut, warga disuguhi pembangunan infrastruktur yang sejatinya belum dibutuhkan. Serta rentetan penghargaan yang tidak berdampak pada kesejahteraan warga.

“Kemiskinan dan pengangguran terus bertambah dari hari ke hari. Ini yang ingin kita benahi. Sehingga 22 program unggulan kita, menjadikan kebutuhan warga sebagai prioritas,” urai FAS.

Anis mengaku prihatin, terkait masalah kemiskinan ini. Politisi kelahiran Bone ini menyebut Kota Parepare sejatinya kaya akan potensi yang bisa dieksplor.

Hingga warkop 588, SIBAWAKI penuh sesak Kampanye Dialogis FAS.

“Parepare ini banyak potensinya. Sedih juga mendengar warga miskinnya banyak. Ini mesti jadi perhatian khusus karena tugas utama pemerintah memang harus mensejahterahkan warganya,” tandasnya. (*TMF/AD)