Menjadi Inspektur Upacara Pelepasan Pasukan, Bupati Gorontalo : Ini Suatu Kebanggaan Buat Saya

oleh -

Foto : Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo menjadi inspektur upacara pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG 2019,(foto Riri humas).

LIMBOTO, Suaralidik.com – Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo merasa bangga menjadi inspektur Upacara Pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG (Papua Nugini) Tahun 2019, di Lapangan Mayonif 713/Satya Tama Kecamatan Telaga Biru, Rabu 31/07/2019.

“Saya merasa bangga atas kepercayaan oleh Danyon TNI 713/ST menjadi inspektrut upacara yang akan bertugas Pamtas RI-PNG (Papua Nugini) Tahun 2019”,tutur Bupati saat ditemui awak media usai kegiatan.

“Tentunya harus berbangga punya prajurit TNI yang menjaga negara kesatuan RI. Dan hari ini mereka akan melaksanakan tugas sebagai patriot bangsa”,lanjut Bupati.

Selain itu Prof Nelson mengajak seluruh masyarakat kabupaten Gorontalo untuk mendoakan para prajurit, agar dapat menjalangkan tugas dengan baik dan sehat serta kembali dengan selamat di Gorontalo.

Insya Allah TIM PKK dan Dharma Wanita akan melakukan kegiatan di Bataliyon ini. Sehingga dapat menghibur para keluarga prajurit. Dan saya selaku Bupati serta pemerintah daerah akan melindungi keluarga yang ditinggalkan. Sehingga mereka iklas meninggalkan keluarga demi menjalangkan tugas”,ujar Prof Nelson.

Sementara ditempat yang smaa Danyonif 713/Satya Tama, Mayor Inf Dony Gradinand mengatakan, untuk kesiapan, seluruh prajurit telah diperiksa dari tingkat korem, kodam, mabesa sampai mabes TNI, dan telah diyatakan seluruh personil hingga alutsista siap untuk diberangkatkan.

“Dengan kesisapan selama enam bulan, mulai dari latihan penyiapan, latihan dalam satuan sampai latihan pratugas. Olehnya kami memohon doa restu kepada masyarakat Gorontalo khususnya Kabupaten Gorontalo. Mudah-mudahan ditempat daerah operasi nanti,  kami bisa berbaur dengan masyarakat dan akan membantu kesulitan masyarakat di daerah Papua”,kata Danyonif

“Saya menghimbau, agar prajurit Yonif 713/Satya Tama tetap dengan tujuan utama yang harus dicapai, yakni bagaimana merebut hati dan fikiran rakyat untuk menjaga NKRI diwilayah Papua maupun daerah lainnya”,sambung Danyonif.

Satgas pamtas RI-PNG yang diberangkatkan dan akan melaksanakan tugas selama 10 bulan tersebut berjumlah 450 personil.

Upacara ini diawali dengan Doa pemberangkatan secara adat, sekaligus penyerahan Kris Oleh Bupati Gorontalo kepada Danyonif 713/ST selaku Dansatgas Pamtas RI-PNG TA 2019. Ikut hadir pada kegiatan tersebut Ketua TP. PKK Dr. Fory Naway, Asisten I Drs. Selmin, Staf Ahli, Pimpinan OPD terkait.(Rollink).