banner 728x250

Mentan SYL dan Ketua MK Kunjungi Balla Barakka Galesong

  • Bagikan
Mentan
Mentan Syahrul Yasin Limpo saat memberikan sambutan pada kunjungan MK RI di Balla Barakka Galesong||

3 Penjabat MK diberi Gelar “Karaeng

TAKALAR, SUARALIDIK.com – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo bersama Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman didampingi Hakim MK dann Sekjend MK, Guntur berkunjung ke Galesong untuk peresmian pemanfaatan Smart Board Mini Court, yang berlokasi di Desa Galesong Kota Kecamatan Galesong kabupaten Takalar, Sabtu (30/10).

banner 728x250

Hadir dalam kunjungan antara lain, Sekretaris Daerah ( Sekda ) kabupaten Takalar,H.Muhammad Hasbi, Ketua Pemangku Adat sulawesi Selatan, H. Andi Makmur Sadda dan Ketua Pemangku Adat karaeng Galesong yakni H. Mallarangan Abdullah Karaeng Gassing

Ketua MK Anwar Usman mengatakan, Indonesia yang terdiri atas 17.000 lebih gugusan pulau,dengan sekitar 700 suku bangsa dan 1000 lebih bahasa daerah, dahulunya merupakan kesatuan masyarakat adat yang terpisah satu sama lain.

Kesatuan-kesatuan masyarakat adat sudah terbentuk sebelum terbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bahkan kesatuan masyarakat adat sudah ada sebelum terbentuk kerajaan-kerajaan di nusantara pada masa silam.

“Pengakuan terhadap masyarakat adat diakui oleh pemerintahan Hindia Belanda, tidak hanya bersifat politis tetapi juga diakui secara formal,”ucap Anwar.

Ketua MK
Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman saat memberikan sambutan dalam kunjungan di Balla Barakka Galesong||

Perlindungan bagi masyarakat hukum adat, lanjut Anwar, merupakan konsekuensi dari dianutnya paham Konstitusionalisme yang dipilih oleh pembentuk UUD 1945. Konstitusi harus ditempatkan sebagai The Living Constitution dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai dan norma Konstitusi akan selalu hidup, senantiasa berkembang dan diperkaya dengan nilai dan sistem baru.

Di sisi lain, Anwar juga terkesan dengan filosofi dari masyarakat Galesong maupun sejumlah daerah lainnya di Sulawesi Selatan soal hakekat kebenaran. Bahwa kebenaran harus selalu ditegakkan di muka bumi.

“Kebenaran tidak akan dibungkam untuk selamanya. Karena Al-Qur’an sudah mengatakan bahwa apabila datang kebenaran, maka akan hancurlah segala kebatilan. Saya yakin, filosofi ini berlaku pada suku bangsa manapun. Kezaliman tidak pernah bisa menang untuk selamanya. Kalaupun menang, hanya untuk sesaat,” ujar Anwar yang dianugerahi gelar Karaeng Makule Galesong.

Selain itu Wakil Ketua MK Aswanto dianugerahi gelar Karaeng Sitaba Galesong. Sedangkan Hakim Konstitusi Arief Hidayat mendapat gelar Karaeng Arinra Galesong. Anugerah Gelar Adat Galesong diberikan oleh Kepala Kampung Adat Budaya dan Konstitusi Galesong, Aminudin Saleh.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *