Makassar Recover

Pemkab bantaeng

Menuai Kritikan, Danny Evaluasi Tim Detektor Bersama Forkopimda

  • Bagikan
Tim Detektor dikritik - Danny Pomanto Rapat Evaluasi
Walikota Makassar, Danny Pomanto Melakukan Rakor Via Zoom Bersama Forkopimda Kota Makassar

Makassar, SuaraLidik.com – Sejak mulai bertugas Sabtu (10/07/2021) lalu, Tim Detektor menuai banyak kritikan. Tidak hanya dari masyarakat, tapi juga dari kalangan akademisi, musisi, hingga ahli medis.

Dan inilah yang menjadi topik utama dalam rapat koordinasi via zoom pada Selasa (13/7/2021) kemarin.

Pemkab bantaeng

Banyak yang khawatir, keberadaan Tim Detektor justu malah membawa virus, sebab bertugas secara mobile dari rumah ke rumah.

Hal itu menyebabkan kontroversi di tengah masyarakat. Wali Kota Makassar, Danny Pomanto tidak tinggal diam.

Ia pun langsung melakukan rapat kordinasi bersama Forkopimda Kota Makassar.

Mereka membahas keluhan masyarakat diantaranya banyak yang tidak mengetahui program Tim Detektor, sehingga warga yang dikunjungi sempat merasa kaget tak sedikit juga yang menolak.

Tak hanya itu, foto Tim Detektor yang tidak mengikuti standar SOP selama bertugas banyak beredar dan memenuhi sosial media.

Kapolrestabes Kota Makassar, Kombes Pol. Witnu Urip Laksana mengatakan, program ini menyasar RT/RW dan tanggung jawab pada setiap wilayah berada pada camat dan lurah.

“Gagasan Danny ini kami dukung dan support penuh karena kita ingin memutus rantai covid-19 di Kota Makassar. Tapi timbulnya keresahan masyarakat karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan camat- lurah kepada warganya.’ujar Witnu dalam Rakor via Zoom,” Selasa (13/07/2021).

Witnu pun meminta camat – lurah untuk maksimal bekerja untuk mensukseskan Makassar Recover. Ia pun mengaku akan mendukung penuh program tersebut.

“Kami polri akan ikut mengawal. Ini perlu sinergitas antara Pemerintah dan aparat setempat. Jika ada keluhan sama-sama kita carikan solusinya.”ungkapnya.

Senada dengan Komandan Kodim (Dandim) 1408/BS Makassar Kolonel Kav. Dwi Irbaya mengatakan, sinergitas perlu dibangun sehingga tidak ada kesenjangan yang terjadi di tengah masyarakat.

Camat-lurah harus lebih agresif membuat warga paham tujuan Tim Detektor turun mentracing warga ditengah pandemi. Pak Danny harus lebih sering memonitoring kinerja bawahannya.”jelasnya.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengucapkan rasa terima kasih atas saran dan masukan dari pihak Forkopimda.

“Sudah dua hari ini kita lakukan evaluasi dan memang dari awal saya turun sudah banyak menemukan ketidakwajaran. Tapi hari pertama saya maafkan. Saya sudah peringatkan semua camat dan lurah untuk memaksimalkan kinerjanya”, jelas Danny.

Camat dan lurah memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada warga terkait program kita ini.

“Karena biar bagaimana pun, ini untuk warga juga, kita turun melakukan deteksi awal status kesehatan warga. Kalau ada indikasi terpapar covid-19 bisa segera kita tindak lanjuti.”tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *