Merasa Diperhambat Pengurusan Sertifikat, Anggota DPRD Mengamuk Di BPN Kabupaten Gorontalo

oleh

Iskandar Mangopa anggota DPRD kabupaten Gorontalo saat mengamuk di ruang pelayanan BPN Kabupaten Gorontalo selasa 09/10/2018.(foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – Merasa diperhambat dalam pengurusan sertifikat tanah, salah satu anggota DPRD kabupaten Gorontalo dari partai Golkar Iskandar Mangopa mendatangi dan mengamuk di Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Gorontalo.

Iskandar mengaku kecewa dengan sikap BPN yang tidak menseriusi surat permohonan kepengurusan sertifikat tanah miliknya,  yang sudah dimasukan sejak 2017 kemarin.

“Sudah setahun lebih saya memasukan surat permohonan kepengurusan sertifikat namun hingga saat ini belum terbit juga, setiap saya ketemu dengan kepala BPN katanya sudah selesai tingal ditanda tangani oleh salah satu stafnya, setiap kali begitu terus jawaban yang saya terima.”keluh Iskandar.

Dengan perlakuan yang di alaminya saat ini , lanjut Iskandar , tidak menutup kemungkinan masyarakat kecil pun pasti mersahakan hal serupa.

“Saya takutkan jangan sampai yang dialami oleh masyarakat lebih dari saya alami, saya saja diperlakukan seperti ini apalagi masyarakat biasa.”tutur anggota komisi lll.

Sementara itu Kepala BPN kabupaten Gorontalo Fredrik S.Sos mengatakan keterlambatan penerbitan sertifikat yang dipersoalkan karena masih ada kekurangan pada surat permohonan yang disedorkan oleh pemohon.

“Benar permohanannya sejak tahun 2017 kemarin, hingga saat ini belum selesai karena masih ada kekurangan dalam surat permohonan tersebut , dan baru dilengkapi pada jumat kemarin.”tutur fredik.

Pihaknya juga telah memerintahkan kepala seksi pengukuran agar segera menyelesaikan surat permohonan tersebut.

“Saya sudah meminta kepada kepala seksi yang baru, agar sengera mempercepat prosesnya. keterlambantan penerbitan bukan hanya sekedar kekurangan data, namun pergantian kepala seksi pengukuran pula yang menjadi kendalanya.”tegas kepala BPN.(RDJ).