Meski Jarak Tempuh Pengangkutan Materal Tak Jadi Hambatan bagi TMMD di Wonosari

oleh
TMMD Wonosari 2018
TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.

Gorontalo, suaralidik.com – Jarak pengambilan material merupakan faktor utama dari setiap pekerjaan. Meski terbilang jarak tempuh yang begitu jauh dan lintasan sulit untuk dilalui kendaraan, bukan menjadi hambatan pekerjaan yang di gagas oleh TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo.

Seperti penuturan salah satu Satgas TMMD Peltu Suyanto, mengaku memang saat ini pasokan material yang diperoleh melalui kendaraan yang ada seperti batu, pasir dan kerikir, memang jarak angkutnya dari tempat pengambilan material kurang lebih 35 kilo meter. Tetapi itu bukan merupakan kendala, pekerjaan selama ini lancer-lancar.

“Memang kalau mau dihitung cukup jahu jarak pengambilan material, bayangkan saja. Dengan jumlah dump truck yang ada mereka haru bolak balik dengan jarak kurang lebih 35 kilo meter mengambil material, tapi Alhamdulillah semua berjalan dengan lancer,” jelasnya.
Salah satu supir dump truck Hermanto, saat dimintai keterangan mengatakan bahwa, memang jarak pengambilan materi jahu. Karena satu-satunya pengambilan hanya terpokus disitu saja yakni Desa Lakeya.

“Ya memang jahu sih, tapi itu sudah menjadi langganan kami, selain itu juga hanya disitu material yang ada. Makanya kami hanya mengambil di desa itu. Lagi pula ini sudah biasa bagi kami sebagai supir damp truck,”pungkasnya.(***Andi)