Meski Vertikal Dari Kemendagri, Disdukcapil Tak Lepas Pengawasan Dari Masyarakat

oleh
Foto : Rusmin Mokoagow (Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil KAbupaten Bolmong Timur)

Suaralidik.com, – Walaupun sudah menjadi instansi vertikal dibawah naungan langsung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sebagai mitra kerja Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), tidak terlepas pengawasan dan perhatiannya terhadap penduduk di daerah masing-masing wilayah Disdukcapil.

Foto : Rusmin Mokoagow (Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil KAbupaten Bolmong Timur)

Bukan hanya Pelayanan kepengurusan KK dan KTP, Disdukcapil menghimbau juga kepada seluruh penduduk Boltim untuk terus waspada dengan penggunaan Indentitas kependudukan terutama menyangkut Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK) secara sembarangan.

“Maka hal demikian perlu kami sampaikan mengingat munculnya kejahatan secara online yang banyak dialami masyarakat di luar daerah,” beber Rusmin Mokoagow kepada suaralidik.com belum lama ini.

Menurutnya, hal ini sudah menjadi topik di daerah luar dan tanpa kita sadari kejahatan yang seperti ini bisa saja terjadi jika privasi Identitas tidak dijaga dengan sebaik mungkin.

“Terutama pada Register Kartu SIM Telepon prabayar itu harus dilakukan secara pribadi, sehingga kita bisa terhindar dari kejahatan,” ujarnya.

Undang-Undang 23 Tentang Administrasi Kependudukan, menyatakan bahwa Negara berjanji Administrasi Kependudukan terkait semua data penduduk harus dilindungi kerahasiaannya, diantaranya yaitu pengumpulan data, pengamanan data dan pemanfaatan data.

Lanjutnya, pemanfaatan data hanya boleh dilakukan bagi yang memiliki hak akses, operasinya hanya bisa akses untuk NIK dan KK. Maka tentu dalam pemanfaatan data hanya bisa dioperasikan oleh pihak Disdukcapil, untuk itu diharapkan juga pemilik NIK dan NKK agar merahasiakanya,” jelas Rusmin kembali.

Hal senada pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Boltim Hamdi Egam menghimbau, agar bagi para pelaku usaha outlet atau konter untuk tidak melakukan penyalahgunaan NIK dan NKK saat melakukan Register SIM Telepon.

“Apa lagi menggunakan indentitas sendiri, kami juga meminta kepada pemilik indentitas untuk menjaga kerahasiaan NIK dan NKK termasuk menggunakan secara sembarangan, tentunya hal itu adalah bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan baik lewat internet atau pun secara langsung,” tukas Egam.(editor:Kemal red)