Minta Waktu Untuk Gelar Perkara, Ditreskrimun Polda Sulsel Tolak Permintaan Jalaluddin Halim

oleh
Suasana Gelar Perkara Kasus Penipuan anggota DPRD Bulukumba,Jalaluddin Halim di ruangan Ditreskrimum Polda Sulsel,Kamis (11/8/2016) - ANDI AWAL/SUARALIDIK.com

Suasana Gelar Perkara Kasus Penipuan Politik,anggota DPRD Bulukumba Jalaluddin Halim di Polda Sulsel,Kamis (11/8/2016)- ANDI AWAL/SUARALIDIK.comSuasana Gelar Perkara terkait Kasus Penipuan Politik,anggota DPRD Bulukumba Jalaluddin Halim di Polda Sulsel,Kamis (11/8/2016) / ANDI AWAL/SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,MAKASSAR- Kasus Penipuan Politik yang dilakukan oleh mantan Bupati Bulukumba, H.Zainuddin Hasan bersama dengan Jalaluddin Halim kini memasuki tahap Gelar Perkara di bagian Ditreskrimum Polda Sulsel, Kamis (11/8/2016).

Gelar Perkara Kasus yang menjadikan Anggota Dewan Pengganti Antar Waktu (PAW) Jalaluddin Halim pagi tadi di pimpin langsung Wasidik Ditreskrimum Polda Sulsel, AKBP Husni bersama dengan team yang juga dihadiri pihak pelapor yakni H.Muh.Tabri bersama dengan Kuasa Hukum dan Saksi-saksi hadir diruangan Gelar Perkara ditambah Penyidik Polres Bulukumba, namun pihak Terlapor Jalaluddin Halim rupanya mangkir untuk menghadiri klarifikasi atas kasusnya tersebut.

Wasidik Ditreskrimum Polda Sulsel yang menunggu kedatangan Legislator Partai Golkar Bulukumba, Jalaluddin selama 1 jam akhirnya melanjutkan Gelar Perkara tersebut setelah Kuasa Hukum Jalaluddin melalui Penyidik Polres Bulukumba, Arifin Tika meminta waktu hingga Minggu depan.

” Untuk Klarifikasi Gelar Perkara sesuai dengan Protap itu tidak boleh diwakili baik melalui Kuasa Hukum maupun orang lain, Pengacara hanya bisa mendampingi untuk memberikan tambahan keterangan, hari ini Gelar kita lanjutkan sesuai petunjuk Direktorat Reserse Kriminal Umum” ujar AKBP Husni dihadapan pihak Pelapor dan Penyidik Polres Bulukumba.

Wasidik Ditreskrimum Polda Sulsel tersebut menyampaikan gelar perkara diadakan terkait Laporan Polisi atas nama Pelapor H.Muhammad Tabri dengan Nomor Laporan Polisi :LP/64/II/2016/SPKT tanggal 19 Februari 2016 tentang Penipuan.

” Sesuai dengan Laporan Polisi tanggal 19 Februari 2016, No.LP:64/II/2016/SPKT, Pelapor atas nama H.Muh.Tabri atas Laporan Penipuan,pasal yang akan kita persangkakan adalah Pasal 378 KUHPidana dengan terlapor Jalaluddin Halim, anggota DPRD Pergantian Antar Waktu dari Partai Golkar” ujar AKBP Husni.

Gelar Perkara Kasus Penipuan terlapor Jalaluddin Halim berlangsung selama 3 jam dengan pendalaman klarifikasi antara Pelapor dan Penyidik Polres Bulukumba.

Editor : andi awal /SuaraLidik