Miris..! Seorang Tukang Bentor Asal Jeneponto Tewas Di Tangan Kakak Kandung Sendiri

oleh
Korban ditemukan tergeletak bersimba darah di depan toko, minggu 1/1/2017 Pukul 03:00 wita

Lidik Makassar – Minggu (1/1/2017) Pukul 03:00 Wita dinihari seorang tukang becak beranam Subu (36) warga asal Palipiri Kec Arung Keke Kab Jeneponto tewas ditikam oleh kakak kandungnya sendiri bernama Amiruddin Bin Nasa (47).

Korban ditemukan tergeletak bersimba darah di depan toko, minggu 1/1/2017 Pukul 03:00 wita

Korban ditemukan tergeletak oleh anggota Resmob Polrestabes Makassar di depan Toko Sinar Merapi Jalan Gunung Merapi Kelurahan Pisang Selatan Kecamatan Ujung Pandang dengan luka robek pada leher yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Peristiwa ini sempat viral di medsos dan menjadi perhatian publik,petugas kepolisian saat olah TKP melalui CCTV toko akhirnya pelaku bisa tertangkap.

Pelaku pembunuhan

Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui pelaku pembunuhan tidak lain adalah kakak kandung korban yang memiliki profesi yang sama sebagai tukang bentor.

“Setelah pelaku diidentifikasi, anggota Resmob Polrestbes Makassar dipimpin Edy Sabhara Manggabarani melakukan pengejaran kepada pelaku,” ujarnya.

Lanjut ia menjelaskan petugas melakukan pengejaran ke rumah pelaku di Jalan Pelita Raya, namun sayang pelaku sudah sejak lama ditinggal pelaku.

Tak ingin menyerah, petugas kemudian melakukan pencarian dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya di Jalan Sepkat Inspeksi Kanal Makassar

Dari hasil introgasi, pelaku mengaku dendam lantaran korban pernah mengancam ingin membunuh pelaku.

“Menurut pengakuan pelaku, ia sengaja melakukan pembunuhan tersebut dengan alasan bahwa korban pernah mengancam akan membunuhnya sehingga ia merasa terancam dengan perkataan korban kemudian langsung membunuh korban,” jelasnya.

Gelap mata akan tindakan yang dilakukannya, pelaku kemudian melarikan diri kembali kerumahnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit bentor, satu buah senjata tajam jenis sangkur, satu lembar jaket berwarna ungu, satu buah celana pendek warna coklat, jaket berwarna biru, dan helm berwarna hitam di Mapolsek Ujung Pandang.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Ujung Pandang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.