Mokoginta : Tudingan ke Saya Salah Alamat

oleh
Foto ; Renty Mokoginta
Foto : Renty Mokoginta

BOLMONG, Suaralidik.com – Tudingan yang dilontarkan beberapa media ciber kepada oknum pejabat Bolmong yang memiliki kandang ayam di desa Bangomolunow, Kecamatan Bolaang rupanya salah kaprah. Pasalnya, kandang ayam tersebut bukan milik dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Renti Mokoginta melainkan saudaranya sendiri. Alhasil, Kepala Disdik tersebut merasa di fitnah, karena tidak ada konfirmasi atau hak jawab atas pemberitaan sebelumnya.

Menurut Renti, laporan dari masyarakat itu tidak benar dan terkesan mengada-ngada. “Saya sudah kroscek kepada warga. Tapi, tidak ada warga yang melapor. Jangan sampai ada persoalan lain terus saya yang dikaitan,”ungkap Renti, saat ditemui Rabu (21/11).

Dia pun mengaku heran, karena sudah puluhan tahun kandang ayam tersebut sudah ada namun baru kali ini ada laporan. Apalagi kata dia, laporan soal bau busuk dari kotoran ayam tersebut serta terkena penyakit diare. “Nah, baru disitu sudah jelas tidak benar. Karena, kandang ayam itu tepat dibelakang rumah saya, serta belum ada juga ayam di kandang. Ini kan aneh selama ini aman-aman saja dan tidak ada masalah. Kok, ada pemberitaan seperti itu,” ungkapnya. Sembari mempertayakan, kenapa cuma kandang ayam dibelakang rumah yang dipublis. Padahal, ada banyak kandang ayam yang tersebar di Bolmong.

Hal ini jelas merugikan sepihak. Dan masalah tersebut akan dibawah ke ranah hukum. “Tentu ada kecemburuan atau menjatuhkan saya di publik,” Dia pun mengatakan, kalau ada warga yang terkena penyakit diare tentu akan berobat ke puskesmas terdekat yakni di Komangaan. Namun, data dari puskesmas tersebut tidak ada warga yang mengidap penyakit diare.

“Istri saya bekerja di Puskesmas dan tidak ada masyarakat yang melapor apalagi terkena penyakit diare. Sudah jelas ini hanya mengada-ngada untuk menjatuhkan saya,”tuturnya.

Terpisah, Kepala desa Bangomolunow Askari Mokoginta membenarkan bahwa adanya laporan dari masyarakat. “Kalu ndak salah dua minggu lalu warga datang melapor ke rumah, terkait dengan kandang ayam itu,”ucap Sangadi melalui via celuler, kemarin.

Lanjut dia mengatakan, sebenarnya sudah tiga tahun ini kandang ayam tersebut meresahkan warga masyarakat setempat. Namun, baru kali ini ada warga yang memberanikan diri untuk datang melapor. Ditanya ada berapa warga melapor, Sangadi menjawab banyak. Tapi, tidak bisa membeberkan nama-nama warga tersebut. “Itu sangat meresahkan warga. Apalagi kandang ayam itu tepat berada ditengah masyarakat,”singkat sangadi.

Sementara iti, ketua pemuda Bangomolunow Farid Alhasni mengatakan, masyarakat mana (Siapa) yang melapor adanya polusi kandang ayam sehingga menyebabkan warga kena penyakit diare. “Itu tidak benar. Kalau pun ada yang melapor langsung ketahuan, karena masyarakat disini masih ada hubungan kekeluargaan,”katanya.

Ia menambahkan bahwa, lagi pula kata Farid, isi kandang ayam tersebut tidak ada. Silakan dicek, sudah lama belum ada produksi. Namun, baru kali ini muncul masalah tersebut dipublik. “Saya juga kaget. Kok bisa begitu. Jangan sampai ada oknum-oknum tertentu yang sengaja menjatuhkan pak kadis. Seharusnya kita bangga karena ada warga kita yang mendapat jabatan di Pemkab Bolmong, bukan saling menfitnah. Itu tidak baik,”imbuhnya. (***Is)