Muhammadiyah Sulsel Akan Gelar Pelatihan Jurnalistik Online Nasional

oleh
Muhammadiyah Sulsel Akan Gelar Pelatihan Jurnalastik Online Nasional
Muhammadiyah Sulsel Akan Gelar Pelatihan Jurnalastik Online Nasional

MAKASSAR, SUARALIDIK.com – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan akan mengelar pelatihan Jurnalistik Online tingkat Nasional di Kota Parepare, Jumat ( 28 hingga 30 Juli) mendatang.

Muhammadiyah Sulsel Akan Gelar Pelatihan Jurnalastik Online Nasional
Muhammadiyah Sulsel Akan Gelar Pelatihan Jurnalastik Online Nasional

Pelatihan ini akan diikuti 60 peserta dari MPI PWM se-Indonesia Timur, MPI PDM se-Sulsel, pengelola website afiliasi Muhammadiyah, serta dari unsur aktivis muda Muhammadiyah.

Sekretaris MPI PWM Sulawesi Selatan, Kasri Riswadi menjelaskan, pelatihan ini merupakan ajang kaderisasi jurnalis Muhammadiyah sebagai buah dari kesadaran akan perkembangan dunia teknologi dan informasi.

“Hadirnya teknologi internet saat ini semakin menunjukkan bahwa teknologi informasi menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas usaha sebuah institusi, termasuk di dalamnya persyarikatan Muhammadiyah. Usaha dakwah, pendidikan dan lainnya kini semuanya sudah harus berbasis teknologi informasi,” katanya saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, atas itu Muhammadiyah sejak beberapa tahun lalu telah menghadirkan situs persyarikatan Muhammadiyah (www.muhammadiyah.or.id), dimana situs tersebut berfungsi ganda sebagai situs website dan database organisasi. Melalui situs itu Muhammadiyah selalu menginformasikan berbagai hal bersifat pencerahan kepada seluruh lapisan komunitas di Indonesia dan juga masyarakat luas lainnya di seluruh belahan dunia.

Muhammadiyah lanjut dia, juga telah memiliki media cetak Majalah, Radio Streaming, siaran TV MU, dan sejumlah media online. Namun kata Kasri, semuanya belum berjalan optimal karena belum terintegrasi baik dan juga masih minimnya sumber daya manusia untuk pengelolaannya.

Jadi secara infrastruktur kita sebenarnya telah ada bahkan jalan, namun belum maksimal saja. Kita berharap dengan pelatihan ini hadir lebih banyak lagi aktivis media informasi Muhammadiyah, yang terampil, berkualitas dan berdaya guna untuk misi pencerahan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan,” tutupnya.(RED2/RILS)