Mukhtar Tompo Sosialisasi “Pemanfaatan Dan Pengamanan Aset Data Dalam Membangun SulSel”

oleh
Photo bersama usai kegiatan, Mukhtar Tompo (tengah)
Photo bersama usai kegiatan, Mukhtar Tompo (tengah)

Makassar, Suaralidik – Badan Informasi Geospasial (BIG) adalah instansi yang dulunya bernama Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional) berdasarkan amanat Undang-Undang No.4 tahun 2011 tentang Informasi Geospasian yang disahkan oleh Presiden RI pada tanggal 21 April 2011.

Bertempat di Hotel Aston, Jl.Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (26/07/2018), BIG gelar sosialisasi dengan tema “Diseminasi Pemanfaatan dan Pengamanan Aset Data dan Informasi Dalam Mendukung Pembangunan Daerah”, diprakarsai oleh Muchtar Tompo, S Psi (Angggota Komisi VII DPR RI).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Biro Umum dan Keuangan BIG, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Makassar, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar, Lembaga Organisasi Mahasiswa, Tokoh Pemuda dan Masyarakat

Ali Nurhidayat Sebagai Kepala Biro Umum dan Keuangan BIG dalam sambutannya mengungkapkan bahwa BIG mempunyai tugas yang luas terkait pengelolaan dan pengamanan data. Dengan keterbatasan sumber daya dan sumber dana, maka dari itu bekerja sama dengan PPIDS sehingga interaksi yang dilakukan jauh lebih efektif dan efisien.

“Sebuah lembaga pemerintah yang punya kewenangan dibidang informasi geospasial, BIG terus berusaha agar dapat memberikan dukungan yang sebesar-besarnya dalam pembangunan nasional,”ungkap Ali Nurhidayat.

Pembangunan sektor unggulan BIG mendukung tercapainya prioritas nasional, yakni pengembangan dunia usaha dan parawisata, infrastruktur, konektivitas dan kemaritinan, serta pembangunan wilayah,” lanjutnya.

Disisi lain sektor prioritas nasional pembangunan wilayah, BIG sangat mendukung program prioritas, yakni pembangunan daerah perbatasan dan daerah tertinggal, pembangunan pedesaan, pencegahan dan penanggulangan bencana, serta reforma agraria,”Tegas Ali Nurhidayat

Lanjut dikatakan oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Muchtar Tompo, S.Psi sekaligus secara resmi membuka acara menuturkan dengan melalui kegiatan ini ia pun berharap agar masyarakat dapat lebih memahami tentang infrastruktur pemetaan dilapangan yang sangat penting dalam penyelenggaraan informasi geospasial.”tuturnya

“Saat ini, jika kita perhatikan disepanjang Kota Makassar sampai di Kab.Selayar rata-rata daerah pesisir laut didominasi oleh penanaman rumput laut, itu karena masyarakat kurang mengakses dan menggunakan informasi, padahal itu sangat penting dalam menunjang pembangunan dan kesejahteraan masyarakat” tutur Muchtar Tompo.

Melalui BIG, masyarakat diharapkan dapat lebih peka untuk mengakses data dan informasi, mengidentifikasi lokasi atau letak geografis, kondisi alam, baik yang ada dibawah maupun yang ada dipermukaan bumi. “Kita harus berperan aktif dalam menjaga, memamfaatkan dan mengamankan aset yang kita miliki ini,” tambahnya.

Ketika ingin membangun daerah itu harus sesuai dengan program, jangan sesuai proyek. Semua harus terintegrasi, membangun itu harus riset by riset (berdasarkan data). “Bagaimana bisa hasil pertanian kita bertambah jika lahan produktif beralih fungsi menjadi lahan industri dan perumahan, sehingga hasilnya sudah pasti berkurang, kita harus lebih kritis menanggapi semua itu,”tutup Muchtar Tompo. (***Rey)