Objek Wisata Boltim Semakin Diminati Wisatawan Mancanegara

oleh

BOLTIMSuaralidik.com – Beberapa objek wisata di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) telah banyak muncul dan terekspos sehingga Boltim semakin ramai dikunjungi wisatawan baik lokal, luar Provinsi maupun wisatawan asing.

Seperti terlihat Kamis (12/7) kemarin, sejumlah wisatawan dari Sabah, Malaysia, tiba di Boltim untuk melihat langsung pesona alam di Boltim. Sebelum menuju lokasi wisata, rombongan yang dipimpin langsung Ketua association of indonesia travel pariwisata, Merry karouwan, dijamu makan siang oleh Bupati Boltim Sehan Landjar SH di kediamannya, Desa Togid Kecamatan Tutuyan.

Bupati Sehan Landjar SH menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada wisatawan yang telah datang berkunjung ke Boltim. “Semua tempat berpotensi jadi bagus kalau dikelola dengan baik,” kata Bupati dihadapan rombongan.

Bupati menambahkan, saat ini pihaknya melalui dinas terkait tengah gencar melakukan pendekatan kerjasama dengan sejumlah agen wisata. “Ini salah satunya, ada tiga belas agen pariwisata, pejabat Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu Sabah Malaysia yang ikut turun, serta wartawan dari Malaysia juga datang,” sebut Bupati.

Bupati berharap dengan kunjungan yang ada, akan ada masukan dan saran positif untuk menjadi dasar dalam memodifikasi sejumlah tempat wisata yang ada. “Kita akan bangun homestay dengan dua alternatif, rumah penduduk direnovasi atau pembangunan cottage. Kita lihat rumah penduduk yang layak untuk di modifikasi, minimal satu kamar representatif. Tidak harus mewah tapi bersih dan ada spot-spot tertentu kita bikin cottage,” terang Bupati.

Sementara salah satu wisatawan asal Malaysia Jack Chong mengungkapkan dirinya tertarik mengunjungi Boltim karena banyak mengetahui pesona alam yang ada di Boltim melalui sejumlah media. “Saya ingin melihat langsung benar tidaknya lokasi wisata yang telah banyak di ekspos media dan Saya suka Iklim cuaca di Boltim,” ujarnya.

Selain itu, Jack mengaku tertarik mencari tahu kultur masyarakat Boltim karena menurutnya pengembangan dan promosi pariwisata harus ditunjang dengan optimalisasi kearifan lokal. “Saya berharap pariwisata disini tetap mempertahankan sisi alaminya yang original, utamanya cara masyakat lokal menerima tamu,” tuturnya.(***bob/ TUP Humas & Protokol)