Operasi Tangkap Ternak Bulukumba Disorot ‘Komandan’

oleh
Surat Gubernur Sulsel Ke Bupati Bulukumba

BULUKUMBA. Suaralidik.Com –Operasi tangkap ternak (OTT) oleh anggota Dinas Satpol PP dan damkar Kabupaten Bulukumba yang viral videonya didunia maya mengundang perhatian orang nomor satu di Sulawesi Selatan.

Surat Gubernur Sulsel Ke Bupati Bulukumba

Komandan sapaan akrab gubernur sulawesi selatan Syahrul Yasin Limpo melayangkan surat teguran ke bupati bulukumba Andi Sukri Sappewali dengan nomor 861.1/1517/Disnakeswan tertanggal 13 maret 2018.

Teguran Gubernur Sulsel itu menitik beratkan pada prinsip-prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare) sesuai dengan perundang undangan (UU No. 18 Tahun 2009 pasal 66-67 tentang kesejahteraan hewan yang telah diubah menjadi UU No. 41 tahun 2014 tentang peternakan dan kesejahteraan hewan).

Menyikapi surat tersebut Tomy Satria, Wakil Bupati Bulukumba sekaligus ketua Partai Nasdem kabupaten Bulukumba pada press releasenya menyampaikan dan meminta kepada masyarakat untuk tidak memaknai secara berlebihan penangkapan ternak oleh Satpol PP dan Damkar.

Menurutnya, penangkapan sudah sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku tanpa ada melanggar aturan. Karenanya, Wabup menghimbau untuk bijaksana dan arif dalam memaknai video sapi yang ditarik oleh mobil.
“itu ada penyebab yang mengawali, karena sapi tersebut dalam keadaan mengamuk saat hendak ditertibkan hingga melompati pagar bahkan sempat melukai salah seorang anggota satpol,” tutur Tomy.

Hingga petugas Satpol mengambil langkah pengamanan dilakukan dengan cara diikat dimobil. Sekalipun ini dianggap melanggar. Banyak saksi mata sapi tersebut tidak bisa didiamkan.

Pun, begitu Tomy mengakui bahwa idealnya penangkapan harus dibius agar sapi mudah diamankan.(iqbal)