banner 728x250

Optimalkan PTM Oktober Berjalan Lancar, Fatma Duduk Bersama Dewan Pendidikan

  • Bagikan
Duduk bersama
Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi duduk bersama Ketua Dewan Pendidikan, Rudianto Lallo dan seluruh pihak terkait untuk membicarakan sistem dan simulasi PTM yang akan dilaksanakan bulan Oktober mendatang

MAKASSAR, SUARALIDIK.com –  Pembelajaran Tatap Muka (PTM) segera akan dilaksanakan. Sesuai edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kabupaten/kota yang sudah berada di PPKM level 3 sudah bisa melaksanakan aktivitas PTM di wilayahnya masing-masing.

Oleh karena itu, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi duduk bersama Ketua Dewan Pendidikan, Rudianto Lallo dan seluruh pihak terkait untuk membicarakan sistem dan simulasi PTM yang akan dilaksanakan bulan Oktober mendatang.

banner 728x250

Rencananya 4 (empat) hari kedepan simulasi akan dilakukan oleh sekolah SMP swasta dan negeri.

“Pemerintah Kota tidak akan gegabah. Saya disini berharap masukan dan pandangan baiknya seperti apa, simulasinya gimana, mengemasnya bagaimana agar target kita di bulan oktober tercapai,”ujar Fatma yang juga sebagai penanggung jawab PTM, di Kantor Dewan Pendidikan Kota Makassar, Selasa (28/09/2021).

Fatma menegaskan dalam simulasi PTM nanti, kegiatan belajar mengajar akan tetap berlangsung secara terbatas. Dua sekolah (swasta dan negeri) di setiap kecamatan.

“Ruang belajarnya dibatasi, tapi yang paling penting adalah monitoring untuk memastikan anak-anak kita sehat dengan antigen. Kita harus tetap waspada dan bekerjasama dengan pihak terkait,”ungkapnya.

Tidak hanya itu, seluruh sekolah juga diminta agar mensterilkan segala sarana dan prasarana penunjang jelang belajar tatap muka. 

Salah satu alasan kesiapan Pemkot Makassar menggelar PTM yaitu dengan capaian vaksinasi.

Menurut data Dinas Pendidikan Kota Makassar, dari 63.423 siswa SMP, sebanyak 13.611 siswa atau 21,46 persen telah divaksinasi. 

Sedangkan untuk vaksinasi kepada guru, dari total 12.030 guru (TK, SD dan SMP) sudah sebanyak 10.083 orang atau 83,82 persen yang telah mendapatkan vaksin.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *