Orang Tua Siswa Keluhkan Tambahan Pelaksanaan P2KK Dikampus UMG

oleh
Ortu Mahasiswa UMG
Ratusan mahasiswa baru Universiatas Muhammadiyah Gorontalo saat melakukakan program P2KK, jumat (07/09/2018)

GORONTALO, suaralidik.com – Sejumlah orangtua siswa keluhkan adanya pungutan liar dalam pelaksanaan Program Pengenalan Kegitan Kampus (P2KK) di Universitas Muhammaddiyah Gorontalo.

Salah satu orang tua yang tak ingin disebutkan namanya menuturkan, sangat kecewa karena tiba-tiba ada biaya tambahan dari pihak kampus untuk pelaksanaan P2KK yang akan dilaksanakan selama seminggu penuh.

Siswa Fakultas Kesehatan, masib dibebankan tagihan sebesar Rp.300.000 untuk soft skill, yang sebelumnya tidak disosialisasikan terlebih dahulu dengan pihak orang tua.

“Saat rapat orang tua dengan pihak universitas pada waktu lalu jumlah biaya P2KK senilai Rp.2.550.000, dan tidak ada penambahan biaya Rp.300.000 untuk soft skill.” Keluhnya

Selain itu kalau pun ada tambahan harus mengundang seluruh orang tua untuk merapatkan biaya tersebut.

“Saya telah menghubungi wakil Rektor ll terkait menanyakan tambahan biaya, tapi katanya tidak ada biaya tambahan, pihak fakultas tidak menginformasikan perihal tersebut dengan pihak Universitas.”tegasnya

Ia juga sangat menyayangkan sikap fakultas yang mendesak anaknya untuk segera melunasi biaya tambahan.

“Tak ada kesepakatan, tapi para mahasiswa baru di desak dengan waktu kurun dua hari harus segera menyelesaikan pembayaran biaya soft skill 300.000 itu. Ini apa-apaan, pungli namanya.” Kesal orang tua yang berprofesi sebagai petani ini.

Sementara itu, Pipin Yunus Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan saat dikonfirmasi mengatakan, saya tidak bisa memberikan tanggapan yang jelas terkait perihal pengumpulan uang tersebut.

“Takutnya saya salah menginformasikan, silakahkan ke pihak Universitas dulu.” Jawabnya