Pabrik Pengelolah Limbah Kaleng di Kampung Karang endah Terbanggi Besar Dikeluhkan Warga

oleh -
Pabrik pengelolaan limbah kaleng
Pabrik pengelolah limbah kaleng milik Sudinoto di karang endah terbangi besar

Lampung tengah suaralidik.com – Seumur jagung, pabrik pengelolahan limbah kaleng yang terletak di kampung Karang endah dusun 1 RT 04 kec Terbanggi besar menjadi perbicangan warga setempat.

Pasalnya pabrik yang beroprasi dari jam 08.00 pagi hingga 16.00 sore ini, sangat menggagu aktifitas warga setiap harinya yang bermukim di wilayah itu.

“Saya selama 6 bulan ini sangat terganggu suara mesin , debu karat , nyamuk, pokoknya saya terganggu saya mau lihat tv siang pun gak bisa mas” keluh salah satu warga”

Lebih lanjut dikatakanya,”mungkin sampean bisa cek warga sekitar kalau kita jemur baju / pakaian itu debu karat nempel semuanya dibaju / pakain kita mas, coba sampean masuk mas mengenai surat izin lingkungan sekitar kami semunya belum pernah dimintai tanda tangan untuk surat izin lingkungan apakah itu tidak melanggar aturan apalagi dasar untuk pembuatan legalitas pabrik tersebut harus ada persetujuan masyarakat , kami ber 3 siap kok artinya bikin surat pernyataan kalau memang pabrik itu bikin kami resah / terganggu mas” lanjutnya

Parahnya lagi, anak yang masih Balita ikut merasakan dampak lingkungan pabrik pengelolah kaleng ini.

” Anak saya ada yang balita mas sekarang sering banget flu karena sering menghirup debu pabrik itu mas” keluh sumber .

warga
Beberapa pernyataan warga yang tidak terima keberadaan pabrik di pemukiman tersebut

Ketua Rukun tetangga (RT) 04, Satem mengatakan kalau dari pihak pabrik memang belum ada izin.

“Sebenarnya mas warga memang sudah mengeluh ke saya terkait pabrik itu ya monggo silahkan kalau mau masuk ke pabrik mas” kata Satem.

Sementara itu, Kepala dusun (kadus) 01, Wagio mengungkapkan jika pihaknya tidak dimintai izin dari pabrik

” saya tau kalau sudinoto buka pabrik tapi hanya pengumpul barang bekas / rongsok saya tidak tau kalau digiling lagi karen jarak rumah saya lumayan jauh mas” beber Wagio.

Saat ingin dikonfirmasi langsung ke pihak pengelolah pabrik terkait dengan keluhan dan izin usaha,  Sudinoto sedang tidak ditempat dan akhirnya hanya bisa dikonfirmasi melalui telpon seluler.

“Siapa warga yang melaporkan ke sampean , karena disitu keluarga besar saya semuanya terkait perizinan dan legalitas itu sedang Kami urus kemungkinan tanggal 3 januari sudah selesai”  jelas Sudinoto via selulernya (***Edy doy)

kpu BOLTIM
HUT Kabupaten Pinrang Ke-60