Panwaslu Kecamatan Galesong Sosialisasikan Money Politic Dan Politisasi SARA

oleh
Tampak Panwascam Galesong sosialisasi

SUARALIDIK.COM_ Takalar, Panwaslu Galesong Gelar Sosialisasi, olehnya itu Warga Pasar Galesong kedatangan tamu dari Panwaslu Kecamatan Galesong, kedatangannya membawa selebaran yang bertuliskan Tolak & Lawan Money Politic alias Politik Uang serta Politisasi SARA yang siap dibagikan kepada penjual serta pengunjung pasar Galesong pada hari ini, Minggu(18/02/2018).

Tampak Panwascam Galesong sosialisasi

Ketua Panwaslu Galesong Herman Sijaya, bersama PPL (Pengawas Pemilu Lapangan), telah melakukan Sosialisasi Gerakan Tolak & Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA (Suku, Agama dan Ras) adalah bagian dari pencegahan tindak pidana Pemilu, sebagaimana yang tertuang dalam UU NO 10 TAHUN 2016, Pasal 187 A, dengan sanksi bagi yang memberi dan menerima dengan tujuan menggunakan hak pilih dengan cara tertentu di Pidana Penjara 36 Bulan sampai 72 Bulan dan di Denda 200 juta sampai 1 milyar Rupiah,”tutur Herman Sijaya.

Iya pun menambahkan bahwa sanksi bagi pelanggar Politisasi SARA (Suku, Agama & Ras) tertuang dalam pasal 187 Ayat (2), pasal 69 huruf (a),(b),(c),(d),(e) dan (f) Pidana Penjara 3 bulan sampai 18 bulan dengan denda 600.000 sampai 6.000.000 rupiah.

Serta menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini akan kami agendakan setiap hari pasar di wilayah Kecamatan Galesong, dan kegiatan ini sudah bagian dari kepedulian kami sebagai Pengawas Pemilu terhadap kemajuan Demokrasi, yaitu demokrasi tanpa pembodohan,”tegas Herman Sijaya Selaku Ketua Panwaslu Kecamatan Galesong.

Foto bersama Panwascam Galesong dengan Warga

Salah satu pemilik kios emas atas nama Hj. Ria, saat dimintai keterangan oleh Tim Media Suaralidik.com menuturkan bahwa saya mengapresiasi kedatangan Panwaslu Kecamatan Galesong dalam hal pemberitahuan bahayanya politik uang dan saling menjelek-jelekkan sesama calon,”ungkapnya.

Herman Susanto salah satu PPL di Kecamatan Galesong menyampaikan bahwa kami sadar, pentingnya sosialisasi kepada masyarakat akan kesadaran bahaya sogok menyogok yang dapat menciderai demokrasi di Indonesia,”tegasnya.

Tampak Ketua Panwascam Galesong Herman Sijaya membagikan selebaran sosialisasi

Olehnya itu Sahir, Menambahkan bahwa kegiatan ini adalah langkah efektif dalam menanam paradigma baru bagi setiap warga terhadap kepeduliannya pada kemajuan PEMILU,”Tutup Sahir Selaku Devisi Hukum Penindakan dan Pencegahan(HPP), Panwaslu Kecamatan Galesong.(Rey/Kemal).