Pasar Limboto Semrawut, Iskandar Mangopa tuding Pemerintahan Prof Nelson Tak Tegas

oleh

Iskandar Mangopa Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo,(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) Provinsi Gorontalo, Komisi lll Iskandar Mangopa kembali mengkritik pemerintahan Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo yang dinai tak tegas menindaklanjuti kesemerawutan pasar limboto kelurahan Kayu bulan.

Iskandar menuding kesemerautan pasar Limboto bukan karena ulah pengolala pasar (pengontrak), tapi murni kesalahan pemerintah daerah yang tak mau ambil pusing dengan keadaan pasar.

“Anda bisa lihat sendiri, jalan sudah beralih fungsi menjadi tempat berjualan. Padahal ada undang-undang lalu lintas yang tak memperbolehkan jalan dialih fungsikan sebagai tempat perdagangan, jangan salahkan pengolola, ini kesalahan pemerintah karena tak tegas, kalau tegas saya yakin tak semeraut begini,”tegas Iskandar saat disambangi awak media dirung paripurna DPRD Kabgor selasa 06/11/2018.

Limboto adalah, lanjut Iskandar, merupakan ibu kota kabupaten Gorontalo sehingganya tidak bisa dibiarkan semeraut seperti ini.

“limboto ini ibu kota, maka kalau kita biarkan ini berlarut larut semua yang ada dilimboto ini bisa jadi semeraut, contohnya pedagang sudah sampai dipintu keluar terminal, kalau kita biarkan bisa saja jalan menuju lampu merah bisa tertutup karena akan digunakan oleh pedagang,”kata Iskandar mangopa .

Pihaknya juga meminta agar pemda jangan hanya mengangkat yang lain sedangkan sisi yang lainya melamah, semestinya pemda bukan hanya memikirkan kenaikan PAD, lalu meniadakan kepenting rakyat banyak.

“Rakyat itu datang kepasar harus merasa nyaman, buat apa kita banyak pendapatan tapi pasar kita menjadi semeraut begini dan itu tanggung jawab pemda. Bagaimana kita menuju pasar modern sedangkan penataannya kalah dengan pasar-pasar di desa?seperti yang dikampung jawa itu hanya pasar desa namun penataannya lebih Bagus ketimbang pasar limboto,”jelas Iskandar mangopa.

Selaku Anggota DPRD yang sering menerima aspirasi dari masyarakat khususnya pengunjung maupun pengendara yang sering mengeluhkan keadaan pasar, pihaknya meminta pemda agar tegas mengatus kesemerautan pasar limboto.

“Kami meminta ini diseriusi oleh pemerintah derah, sebenarnya masih ada lahan kosong dibelakang tapi karena satu pedagang diberikan kebebasan maka yang lain juga ikut maka ini harus diperhatikan oleh pemerintah daerah, dan saya meminta pemerintah daerah yang dinakodai Prof Nelason harus tegas jangan biarkan semeraut begini kota ini,”tutup Iskandar,(***Rollink).