Pasokan Air Sering Macet, Dirut PDAM Bantaeng Harus Pertimbangkan Kenaikan Tarif Air

oleh

SUARALIDIK.COM, Bantaeng – Baru-baru ini kepala dirut PDAM Bantaeng Andi safruddin maggau merencanakan untuk menaikkan harga tarif air PDAM dengan dasar mahalnya biaya produksi air yang katanya berdampak pada keuangan. Kamis (06/07/2017)

Zulfahri Sultan aktivis mahasiswa bantaeng yang juga kader pemuda pancasila

Zulfahri Sultan mengatakan bahwa Dirut PDAM Kabupaten Bantaeng Andi Safruddin maggau bukannya menyelesaikan persoalan pelayanan air layak mimun yang sampai hari ini belum kelar di beberapa daerah di wilayah Kabupaten Bantaeng, misalnya Jl. Hambali, Jl. Mangga dan beberapa lainya yang pada waktu-waktu tertentu saja airnya mengalir, dan tidak menutup kemungkinan banyak daerah merasakan hal yang sama yang jelas kami warga Bantaeng menolak tarif air PDAM yang akan di naikkan.

Lanjut aktivis mahasiswa bantaeng yang juga kader pemuda pancasila ini adalah bukti bahwa ada masalah di lingkup PDAM bantaeng dalam hal teknis.

Dirut PDAM bantaeng saya pikir harus lebih rasionallah dalam merencanakan sebuah kebijakan kedepan maksud saya adalah jika pendistribusian air ke rumah-rumah warga sudah seperti seharusnya, barulah kita berbicara persoalan kenaikan harga tarif air

Rencana yang ingin di tempuh oleh pimpinan dirut pdam bantaeng sangat lucu rasanya, apa lagi masalah di lingkup pdam bantaeng”tandasnya

Belum lagi gaji para pegawai selama bulan lalu belum terbayarkan jika bulan ini berakhir maka terhitung dua bulan gaji pokok pegawai belum di bayarkan, dan di tambah dengan gaji 13 pegawai dari tahun lalu juga belum terbayarkan nah sampai bulan ini sudah masuk pembayaran gaji 13 maka jika bulan ini tdk ada yah terhitung 2 tahun gaji 13 tak di bayarkan.

Ini akan berdampak kepada aktifitas dan kinerja para pegawai, sehingga instalasi pendistribusian air kerumah rumah warga terkadang macet/mandek ataukah rencana dirut pdam bantaeng ingin menaikkan tarif air hanyalah kedok belaka untuk menutupi masalah internal yang sedang mulai akut. [Rls|ADS|Red3]


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama