4 Desember 2016 Pegawai Diwajibkan Turun Dalam Aksi Parade Bhineka Tunggal Ika ” Benarkah ?

oleh
Surat edaran dimedsos hasil editan

Jakarta – Setelah Aksi Damai 212 oleh ummat islam di jakarta usai,kini muncul lagi surat edaran melalui media sosial facebook tentang aksi 412 ( 4 Desember 2016 ) yang dikhususkan untuk pegawai.

Surat edaran RS Seloan group
Surat edaran RS Seloan group

Di medsos banyak surat edaran dari dari berbagai instansi pemerintah yang mewajibkan seluruh pegawai beserta keluarga untuk turun dalam Parade Bhinneka Tunggal Ika.Diantaranya surat edaran dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI,Siloan Hospital dan lainnya.

Isi surat yang Beredar dari berbagai instansi pemerintah itu semua mewajibkan seluruh pegawai untuk turun aksi 412.

Surat edaran dimedsos hasil editan
Surat edaran dimedsos hasil editan

Salah satu contoh isi suratnya dikutip dari medsos khusus dari Kementerian Sosial berupa pemberitahuan wajib kepada seluruh pegawai Kemensos untuk turun dalam aksi yang akan digelar di lokasi Car Free Day (CFD) di area Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Bahkan disebutkan dalam surat edaran itu bahwa seluruh pegawai harus membawa serta keluarga mereka dalam aksi tersebut dan Surat ditandatangani oleh Sekretaris Ditjen Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazzaruddin.

Menanggapi surat edaran tersebut Pihak Kemensos membantah jika surat edaran tersebut tidak benar dan itu merupakan surat edaran hasil editan ( bukan asli ).

“Itu surat ada yang edit alias bukan surat asli,” tutur Pepen ke media. Acara bertema ‘Parade Bhinneka Tunggal Ika’ ini rencananya akan digelar Minggu 4/12/2016). Kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari parpol-parpol pendukung pemerintah.lanjut pepen

Pepen menyebut juga bahwa surat asli yang dikeluarkan bernomor 2139/DYS-Sekt/12/2016, tertanggal 2 Desember, berisi imbauan terkait puncak acara Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) 2016 di Palangkaraya.