Pelaku KDRT di selayar ditangguhkan,Keluarga Korban Protes

oleh

Kasus KDRT yg melibatkan seorang pejabat  kini  sudah  memasuki babak baru yaitu agenda persidangan di PN selayar sidang yg di pimpin Royke harold inkiriwang SH  yaitu menghadirkan pelaku yaitu patta bau,korban dan 2 orang saksi yg melihat langsung penganiayaan tersebut (29/2) dalam persidangan tersebut korban menceritakan mulai dari awal peristiwa yg di alaminya.

kdrt-di-selayar

Kasus kdrt ini di laporkan oleh istri  pelaku  dengan nomor Lp/ 1/2016/sulsel /Res kep selayar  tanggal 15 januari 2016 lalu  kejadian kdrt ini bermula pada hari jumat 15 januari 2016 sekitar jam 11 siang pelaku datang ke rumah korban, & terjadi percekcokan antara pelaku & korban karna pelaku  menjaling perselingkuhan dengan seorang gadis berinisial YL di makassar .

lidik-selayar-kasus-KDRT

dalam  percekcokan tersebut pelaku langsung menganiaya korban atau istri pelaku hingga mengakibatkan luka di bagian kedua lututnya & langsung terjatuh  di saksikan 2 keluarga korban, pelaku  langsung meninggalkan tempat korban langsung melaporkan kejadian ke polres selayar di lanjutkan dengan visum korban di rsu haiyyung ,keluarga korban yg di temui Lidik di PN selayar menyesalkan dgn keluarnya surat  penanguhan pelaku, kok kasus KDRT di tangguhkan ini kasus besar lho  ini siapa yg bertanggun jawab klu pelaku di temukan di luar  oleh  keluarga korban apalagi si pelaku di jemput rutan selayar itu minggu hari libur ,seharusnya pelaku harus menjadi contoh krn dia adalah aparat pemerintahan harus bertanggung jawab atas perbuatanya ,

kasus-kdrt-selayar

kalau alasan musrembang itu tdk masuk akal krn pelaku kan biar tdk hadir tetap terlaksana kecuali klu pelaku camat dia kan cuma sekcam jadi ini betul betul tidak adil pelaku KDRT di tangguhkan kata bakri dengan nada emosi, ketua PN selayar yg di konfirmasi lidik mengatakan belum tahu dengan adanya penangguhan kepada pelaku belum ada laporan masuk ke saya katanya ,ketua hakim Royke yg di konfirmasi  tdk menjawab &  langsung masuk buru2 masuk ke persidangan (TIM LIDIK)