,

Pelanggaran Hak Asasi Manusia Begitu Dekat Di Lingkungan Kita

oleh
Harianto Syam
Harianto Syam ( Ketua DPD LSM LIDIK Pro Bulukumba )

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com -Sering kita lihat dimana terjadinya penelantaran orang gila dan anak-anak yang dipinggir jalan. Seharusnya negara bertanggung jawab mentaati dan patut pada Hak Asasi Manusia (HAM) bukan dengan mencampakkannya. Orang gila yang terlantar butuh pengobatan gratis dan perhatian pemerintah bagaimana mereka mendapatkan kartu identitas dan kartu menjamin kesehatan.

Harianto Syam
Harianto Syam ( Ketua DPD LSM LIDIK Pro Bulukumba )

Mereka juga manusia seperti kita kadang sehat, sakit atau stress dan insya Allah akan sembuh. Namun, jika mereka tidak dapat perhatian dari kita bagaimana mungkin mereka yang gila akan sembuh.

Satu hal yang harus kita ketahui saya pikir kitalah yang gila dikarenakan selama ini mencampakkan mereka yang butuh perhatian dari kita sesama ciptaan Tuhan. Bahkan kadang jalan yang ditempuh oleh masyarakat memasung kakinya agar tidak berkeliaran dijalan untuk mengganggu orang lain.

Apakah itu bukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) namanya ???.

Prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) yang begitu menjunjung tinggi martabat manusia, tidak bertindak diskriminatif, mengangkat derajat manusia menuju kesetaraan serta penegakan hukum yang berpihak pada kaum lemah.

Inilah yang seharusnya menjadi cita-cita negara yang butuh revolusi. Ketelantaran anak-anak dipinggir jalan mengundang sebuah virus kejahatan bagi penjahat. Dimana keterlibatan seorang penjahat menjadikan anak kecil sebagai dagangan. Contohnya, penjualan organ tubuh yang mencapai puluhan sampai ratusan juta, penculikan lalu memelihara dan mejadikan PSK, pencabulan, dan menjadikan anak kecil sebagai pengamen di pinggir jalan.

Kita harus mengambil contoh Alm. Bang Munir mewujudkan keseriusannya dalam bidang hukum dengan cara melakukan pembelaan-pembelaan terhadap sejumlah kasus, terutama pembelaannya terhadap kaum tertindas. (red2)

Opini : Harianto Syam ( Ketua DPD LSM LIDIK Pro Bulukumba )