Pembangunan Tahap II Gedung DPRD Bulukumba Dalam Pantauan Polres

oleh
Pembangunan Tahap II Gedung DPRD Bulukumba Dalam Pantauan Polres.

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Proses pembangunan tahap dua gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bulukumba saat ini dalam pantauan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bulukumba.

Pembangunan Tahap II Gedung DPRD Bulukumba Dalam Pantauan Polres.

Hal tersebut dikatakan Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Bulukumba, Ipda Muh Ali seiring banyaknya informasi dan aduan ke Polres Bulukumba mengenai berbagai masalah yang menimbulkan polemik hingga berujung persepsi masyarakat mengenai korupsi dan untung besar pada proses tahap dua yang mengucurkan anggaran sebesar Rp.4,8 Miliar itu.

Dikatakannya, untuk saat ini pekerjaan masih berlangsung, jadi kalau pihaknya memantau pasti akan melakukan pencegahan, pasalnya jika masih dalam tahap pelaksanaan atau pekerjaan berlangsung itu belum bisa dibuktikan apakah ada korupsi atau tidak.

“Baru bisa diselidiki setelah pekerjaan dinyatakan selesai dan dibayarkan sesuai dengan kontrak sementara realisasi fisik tidak sesuai dengan kontrak dan terdapat kerugian negara yang diakibatkan adanya pembayaran yang tidak berimbang dengan pekerjaan proyek,” kata Ipda Muh Ali kepada Suaralidik.com, Senin (16/10/17).

Sementara terkait dengan informasi dilengkapi temuan yang diterima pihaknya dari Aspekindo Bulukumba, Ipda Muh Ali mengapresiasi. Menurutnya partisipasi tersebut sangat membantu dalam pengawasan.

“Terkait dengan informasi dari H. Saiful (Ketua Aspekindo) itu sangat bagus sebagai bentuk perhatiannya kepada proyek-proyek yang sementara berlangsung. Dan kami apresiasi itu,” ungkapnya.

Selain itu, Ipda Muh Ali juga menambahkan akan mengingatkan konsultan pengawas proyek yang pengerjaan berakhir pada Desember 2017. Karena tugas pokok adalah bukan hanya menindak tapi juga ada kewajiban untuk mencegah.

“Kami tidak boleh terkesan sengaja membiarkan begitu kemudian ditunggu kesalahannya selanjutnya di proses. kalau masih ada kesempatan untuk mencegah harus diingatkan untuk diperbaiki sesuai dengan yang seharusnya,” tandasnya. (Ar/ )


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama