Pembunuhan, Kantor Polres Bulukumba di Pasangi Police Line

oleh
Simulasi
OLAH TKP -- Tim identifikasi melakukan tindakan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) menyusul terjadinya pembunuhan terhadap seorang warga sipil di halaman Mapolres Bulukumba, Selasa (18/10/2016). Namun, olah TKP kali ini merupakan kegiatan simulasi dari jajaran Polres Bulukumba-ANDI AWAL/SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,BULUKUMBA – Seorang warga sipil asal Kecamatan Rilau Ale yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan tergeletak dan diduga merupakan korban pembunuhan. Jasad korban mengundang perhatian Polisi , karena berada di dalam halaman Polres Bulukumba,tepatnya di pintu masuk utama Kantor Polres Bulukumba,Selasa (18/10) siang. Dugaan sementara, korban pembunuhan kali ini berlatar belakang motifnya lantaran cemburu dengan pacar baru mantan istrinya.

Tim identifikasi dari Polres Bulukumba bersama Personil Polsek Rilau Ale pun melakukan tindakan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) pembunuhan salah satu warga dari Kecamatan Rilau Ale. Namun, jangan kaget, insiden pembunuhan tersebut hanya sebuah simulasi dalam penanganan kasus. Penanganan kasus mulai dari informasi terjadi pembunuhan, kepolisian mendatangi TKP, pengamanan hingga keberhasilan aparat kepolisian menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

Kapolres Bulukumba, AKBP Kurniawan Affandi mengatakan simulasi dan olah TKP itu guna melatih kesigapan anggota polisi dalam menangani perkara.

Kegiatan tersebut dilakukan agar pengungkapan kasus dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tandasnya.

Simulasi
OLAH TKP — Tim identifikasi melakukan tindakan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) menyusul terjadinya pembunuhan terhadap seorang warga sipil di halaman Mapolres Bulukumba, Selasa (18/10/2016). Namun, olah TKP kali ini merupakan kegiatan simulasi dari jajaran Polres Bulukumba-ANDI AWAL/SUARALIDIK.com

Sementara itu Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Bulukumba,Ipda Muh.Ali menyampaikan simulasi olah TKP kali ini dilakukan oleh personil dari jajaran Polsek Se Polres Bulukumba guna menambah pengetahuan dan reaksi cepat anggota Kepolisian yang ada di Polsek Polsek.

Ini merupakan program terencana yang di laksanakan 1 kali dalam 3 bulan, kali ini melibatkan semua jajaran, Reskrim,Sat Narkoba,Binmas, dan Polsek , agar memberi gambaran ke Personil jika ada kejadian dapat dilakukan olah TKP secara langsung ” ujar Muh.Ali.

REDAKSI; suaralidik.com