Pemda Takalar Ciptakan Peluang Kerja Terkait Kewirausahaan

oleh
TP pkk takalar
Bupati Takalar Syamsari Kitta didampingi ketua TP PKK Dr. Hj. Irma Andriani bersama peserta kursus

Takalar, Suaralidik.com – Wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.

Hari ini Sabtu, 11 Agustus 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar terus menciptakan peluang wirausaha baru sebagai upaya untuk mengurangi angka pengangguran dengan menciptakan wirausaha baru.

Peluang wirausaha baru kali ini adalah wirausaha yang mandiri bagi masyarakat Takalar baik tingkat kabupaten maupun Kecamatan. Seperti yang dilakukan oleh TP-PKK Kabupaten Takalar yang menggelar Pelatihan Kursus Menjahit di Gedung PKK Kabupaten Takalar.

Menurut Ketua TP-PKK Takalar Dr Irma Andriani mengatakan bahwa dalam program pelatihan kursus menjahit ini pesertanya masing-masing terdiri dari kelompok Kabupaten dan kelompok tiap kecamatan, Satu kelompok terdiri daru 20 orang.

“Kursus menjahit ini kami siapkan 20 unit mesin jahit, jadi setiap perwakilan kecamatan diwakili 1 sampai 2 orang peserta dari 9 kecamatan dan 2 orang peserta dari Kabupaten.”ujar Dr Irma Andriani.

Lanjut dikatakan, bahwa kedepan program kelompok menjahit tidak hanya untuk tingkat kabupaten dan kecamatan saja, melainkan fileprojeck untuk kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K ) di PKK itu sendiri sehingga nantinya bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat tingkat desa/kelurahan, guna meningkatkan taraf hidup keluarga itu sendiri.

“Jadi dengan melalui program menjahit ini sekaligus pembagian mesin jahit dan beberapa peralatan lain dari dinas disnakers provinsi kita berharap agar bisa menjadi usaha pendapat keluarga mandiri di bidang menjahit di tingkat kabupaten dan kecamatam masing-masing.”urainya.

“Kedepan setiap kecamatan sudah memiliki yang namanya UP2K menjahit, dan untuk saat ini kami membutuhkan penjahit tas karena kita menginginkan ada produk takalar dari golongan kerajinan tangan yang bisa kita promosikan keluar agar dapat jual.

Selanjutnya, program ini juga telah sejalan dengan program P22 bupati dan wakil yaitu bagi mereka yang memiliki kelompok usaha akan diberikan bantuan wirausaha. Jadi dengan adanya UP2K maka bantuan modal usaha bisa diberikan sehingga otomatis kelompok ini bisa lebih besar modal usahanya begitu juga hasil produksinya bisa lebih meningkat.

“Jadi kelompok UP2K Kabupaten akan melakukan pembinaan kepada UP2K kecamatan untuk memantau hasil produksinya, dan hasil produksi yang sudah memenuhi syarat standar akan ditampung oleh Kabupaten untuk dititip di showroom dekranasda dan mereka juga akan promosikan kerajinan itu.” tutupnya.(***rey)