Pemkab Bantaeng Tandatangani MoU Pembangunan Akademi Komunitas

oleh
suasana

Lidik Bantaeng -Terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan Akademi Komunitas di Bantaeng sebagai pendukung pengembangan kawasan Industri Bantaeng, hari ini bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) untuk mengawali proses pembangunan Akademi Komunitas di Bantaeng. Senin, (13/05/2017)

Suasana Pemkab Bantaeng saatTandatangani MoU Pembangunan Akademi Komunitas.

Turut hadir pada acara ini antara lain Kapus Pendidikan dan Pelatihan Industri Kementeriam Perindustrian RI, Mujiyono, Direktur Pengembangan Wilayah Industri I Ditjen Pengembangan Perwilayahan Kementerian Perindustrian RI, Arus Gunawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Abdul Wahab, serta para Pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Kab. Bantaeng.

Penandatanganan perjanjian kerjasama pendirian dan Pembangunan Akademi komunitas di Kab. Bantaeng antara Direktorat Pengembangan Wilayah Industri I, Direktorat Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian RI dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Kementerian Perindustrian RI dan Pemerintah Kab. Bantaeng. Sebanyak 10 perusahaan industri turut menandatangani perjanjian kerjasama.

Dikatakan bahwa pembangunan Akademi Komunitas ditujukan untuk mendorong pertumbuhan investasi melalui penyiapan SDM tenaga kerja, memberdayakan SDM lokal, baik yang ada di kawasan itu, terkhusus yang ada di wilayah Indonesia Timur, serta sebagai pusat inovasi dan penelitian perubahan industri logam yang ada di Sulsel.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng HM. Nurdin Abdullah, memberikan pemaparan singkat terkait progres pembangunan di Kab.Bantaeng, sebuah Kabupaten kecil di Sulsel namun memiliki peminat investasi yang cukup besar dan menyampaikan bahwa “Keberadaan Akademi Komunitas adalah sebuah kebutuhan guna mempersiapkan putra – putri Bantaeng menjadi SDM terampil yang siap pakai.” Lebih lanjut Bupati menguraikan bahwa Akademi Komunitas merupakan jawaban atas kekhawatiran para investor bagaimana bisa menyerap tenaga kerja profesional.

Foto Bersama

Sementara, Dirjen Ilmu Pengetahuan dan Dikti Kementerian Riset dan Teknologi RI Patdono Suwigno, mengawali sambutannya dengan melontarkan pengakuan bahwa Bupati Bantaeng merupakan satu-satunya pemimpin daerah di luar Pulau Jawa yang dikenal luas atas prestasi pembangunan yang telah dicapai.

“Selain Bupati Banyuwangi, Walikota Bandung dan Walikota Surabaya, kita punya Bupati Bantaeng yang merupakan pemimpin top di Indonesia. Maka dari itu saya sangat mendukung pembangunan Akademi Komunitas ini, namun perlu komitmen yang baik dari pemerintah daerah untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin”.

Saat ini Bantaeng menyiapkan pembangunan dari pengembangan SDM industri yang mana salah satunya adalah pengembangan Akademi Komunitas yang akan didirikan diatas lahan seluas 4,9 ha dan pembangunannya akan dimulai di pertengahan Februari. Proses pembangunan akan dibagi dalam dua tahapan, pertama pembangunan akan dilakukan di semester awal satu tahun ini, yang sementara itu tahap kedua dilanjutkan di tahun anggaran 2018. Beberapa persiapan pembangunan pada semester awal antara lain gedung rektorat, aula, perpustakaan, lab bahasa dan workshop. Lulusan Akademi Komunitas nantinya akan menjadi SDM yang berkualitas dan siap pakai pada perusahaan-perusahaan industri.

Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan peninjauan ke beberapa lokasi, yakni lahan pembangunan Akademi Komunitas yang terletak di Kecamatan Pa’jukukang, Smelter PT. Huadi Nickel Alloy, dan Balai Latihan Kerja Bantaeng.

Editor : Adhe