Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Pemkab Gorontalo Gelar Pelatihan berbasis kompotensi

oleh
Bupati Gorontalo Nelson Pomaling
Bupati Gorontalo Nelson Pomoalingo Saat memberikan kartu tanda peserta secara simbolis kepada Salah satu Perwakilan Peserta Pelatiha. Foto IF/HMSH

GORONTALO, suaralidik.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Provinsi Gorontalo melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Nakertrans) menggelar kegiatan pelatihan berbasis kompotensi melalui program peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja (UPTD-balai latihan kerja ( BLK) Limboto, Rabu ( 04/7). Kegiatan diikuti oleh 96 orang serta dibuka langsung oleh Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo.

Dari informasi yang dirangkum, Kegiatan yang akan berlangsung selama kurang lebih 1 bulan tersebut sebagai bentuk upaya untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Gorontalo.

Dari data yang dirangkum, di tahun 2016 angka pengangguran di kabupaten Gorontalo berjumlah 3,63 persen dan tahun 2017 mengalami penurunan 3, 20 persen.

“Pengangguran dan kemiskinan sangat berkaitan erat. untuk itu, upaya yangvterus kita lakukan adalah mendatangkan berbagai peluang kerja yaitu investasi.”Ungkap Bupati saat membuka kegiatan pelatihan tersebut.

Namun menurutnya problem yang dihadapi kemudian adalah tenaga kerja yang memiliki kompetensi.

“Investasi itu butuh orang yang punya kompetensi, yang punya kemampuan. Nah untuk itu selain mendatangkan Investasi untuk membuka lapangan kerja, kita juga akan membangun tenaga kerja yang mumpuni dan memiliki kompetensi”Jelas Nelson

Nelson juga menambahkan selain pelatihan yang dilakukan, Disnakertran juga harus mampu Menganalisis kebutuhan dengan baik pada lapangan kerja.

“Analisis yang dilakukan itu tidak hanya yang formal. Termasuk juga ke luar negeri.”tegas Nelson.

Untuk perekrutan tenaga kerja dirinya berharap itu dilakukan secara terbuka baik melalui Online ataupun Offline, agar terjadi pemerataan.

“Ini juga disampaikan ke desa supaya tidak ada pengangguran agar semua merata. Kalo tidak ada penggangguran daerah ini akan berkembang dengan baik.”bebernya.

“Kepada adik sekalian mohon diikuti dengan baik kegiatan ini. Karena tidak semua orang punya kesempatan. Sukses yang utama sukses setelah pelatihan ini.”tutupnya.

Selain itu, kepala Dinas Tenaga Kerja Titiyanto pauweni juga menambahkan,dalam meningkatkan kerja melalui peningkatan kompetensi ini,dirinya berharap peserta dapat meningkatkan pengetahuannya.

” Jadi kegiatan ini ada ,3 kejuruan.Prinsip dasar komputer,menjahit dan perbengkelan.Dari 185 peserta yang mendaftar,setelah kita tes hanya 96 orang yang bisa ikut pelatihan,” Ujar Kadis.

“kita tahun lalu,menempatkan ,20 orang di panasonic jakarta. dan satu orang di jepang. Dan tahun target kami 20 orang langsung ke jepang. Insha Allah januari 2019 sudah 21 orang tenaga kerja kita di jepang,”Terang Kadis.(***Fahrum)