Pemkab Gorontalo Sambut 37 Warga Asal Gorontalo Korban Bencana Palu Dan Donggala

oleh

Para pengungsi korban bencana Palu dan Donggala tiba digedung Kasmat Lahay kamis 04/10/2018.(foto Thoger)

Gorontalo, Suaralidik.com – 37 warga asal Gorontalo yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu-Donggala, tiba di gedung Kasmat Lahay Limboto, dan disambut langsung oleh Asisten l Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Gorontalo Drs Selmin Popeo, Kamis malam 04/10/2018.

Para pengungsi ini menggunakan bus milik Pemerintah kabupaten Gorontalo,  yang sebelumnya dipergunakan untuk mendistribusikan bantuan logistik buat para korban pasca bencana gempa dan tsunami kota palu dan Donggala pada selasa 02/10/2018.

Asisten l Selmin Popeo mengatakan, yang diterimanya saat ini merupakan sebahagian korban warga asli Gorontalo yang selamat pada bencana alam yang terjadi di Palu dan Donggala beberapa waktu lalu.

“Kami selaku pemerintah daerah, dengan senang hati dan tangan terbuka menyambut kehadiaran para korban bencana ini, kami juga telah menyajikan makanan ala kadarnya untuk memulihkan tenaga mereka yang terkuras dalam perjalanan.”tutur Asisten l

Pihaknya juga telah menyediakan armada bus untuk mengatarkan para korban ini kerumah sanak saudaranya.

“Kami telah menyediakan dua armada mobil dishub yang akan mengantar para pengungsi ke rumah masing-masing, kita juga patut bersyukur warga asal Gorontalo selamat pada bencana tersebut.”tegas Selmin Popeo.

Rilan Amir salah satu pengungsi mengucapkan terima kasih kepada pemkab Gorontalo, yang telah mengirim bantuan logistik maupun armada mobil untuk mereka bisa pulang ke gorontalo.

“Terima kasih tak terhingga kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo, yang telah mengirim bantuan logistik maupun tim penyelamat sekaligus armada mobil,  sehingga kami masih dapat kembali ke Gorontalo dan bertemu dengan keluarga.” ungkap Rilan Amir.(RDJ)