Pemkab Pohuwato Gelar Sosialisasi 3R Dan Bank Sampah Kepada Masyarakat

oleh -14 views
Kadis DLH Pohuwato
Foto : Kadis DLH Pohuwato, Bahari Gobel saat membuka kegiatan sosialisasi 3R dan bank sampah, Selasa (19/11).(foto Iwan/Humas).

POHUWATO, Suaralidik.com – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pohuwato melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengelar sosialisasi Reduce, Reuse, Recycle (3R) dan bank sampah kepada pemerintah desa, masyarakat, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Pengelola Bank Sampah, TPS 3R yang ada di Marisa, Duhiadaa dan Buntulia, di aula DLH, Selasa 19/11/2019.

Kadis DLH, Bahari Gobel saat membuka kegiatan menjelasakan, pengelolaan sampah dulunya dikumpul, angkut dan dibuang, baik itu sampah organik maupun non organik semuanya dibuang atau dibakar. Namun dengan adanya paradigma baru yakni 3R maka sampah tidak semuanya dibuang.

“3R ini adalah langkah-langkah atau proses mengelola dan menangani sampah dengan berbagai macam yakni Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya, Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat,” jelas Kadis.

Di Pohuwato kata Bahari Gobel, pengelola sampah sudah masuk pada urusan wajib. Pemkab telah berupaya untuk mengelola sampah dengan baik, dan 3R ini merupakan program baru 3 tahun dijalankan.

“Kemudian ada yang namanya Kebijakan Strategi Daerah (Jakstrada) yaitu pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga. Tahun 2017 Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan Jakstranas pada oktober 2017, daerah diminta oleh pusat menyusun Jakstrada,” kata Bahari.

“Alhamdulillah di pohuwato sudah selesai dan itu sudah di SK-kan bupati pada Oktober 2018. Di Jaksrada itu sudah diatur dari 2019 sampai 2025 kita usahakan sampah jadi 0 persen dengan adanya 30 persen pengurangan dan 70 persen penanganan,” terang Bahari.

Kepada peserta, Kadis DLH Bahari Gobel berharap agar pengelolaan dan penanganan sampah ini bisa dilaksanakan, sehingga dukungan dari pemerintah desa, masyarakat dan perusahaan-perusahaan begitu diharapkan. Demikian pula dengan KSM bisa berfungsi dengan baik.

Sebelumnya Sekretaris DLH, Taib Dunggio menambahkan, salah satu tujuan dari sosialisasi ini yakni meningkatkan pembinaan masyarakat khususnya kaum perempuan dalam pengelolaan persampahan, dan meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya 3R.

Terakhir, kegiatan diakhiri dengan penyerahan thumbler kepada salah satu kades yang diserahkan oleh PT. Cargil disaksikan Kadis DLH Bahari Gobel dan Kasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, DLH Provinsi Yusdin Danial. Selanjutnya, dalam rangka pegurangan sampah plastik, tiga perusahaan menyerahkan CSR dalam bentuk thumbler dari PT Cargil bantuan thumbler 200 buah, PT Puncak Emas Tani Sejahtera /KUD Dharma Tani 50 buah, dan PT Balayo Harmonis Gorontalo 50 buah.(Hitler).