Pemuda Keluhkan PJU PLN

oleh
Zul Majjaga
Zul Majjaga

 

Bulukumba- Lidik Sulsel–,Pemuda Justitia Keluhkan Minimnya PJU Di Desa Batang Kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba (Kamis, 16 Juni 2016 )

Ketua Pemuda Justitia Kab Bulukumba Syamsul Bahri Majjaga Keluhkan Minimnya PJU Di Desanya

Di Desa Batang Warga mengeluhkan minimnya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) yang menyebabkan banyak jalan yang gelap gulita pada malam hari.

“Penerangan jalan umum (PJU) masih minim, akibatnya banyak jalan yang gelap pada malam hari,” kata Zul Majjaga Pemuda Asal Batang (39) di Bulukumba Kamis.

Ia mengatakan, seharusnya petugas dari instansi terkait aktif untuk menginventarisasi wilayah yang masih kekurangan PJU, termasuk rutin melakukan pengecekan di lapangan karena setau saya PJU yang ada didesa batang itu adalah swadaya warga.

Selama ini masyarakat desa batang menunaikan kewajibannya dengan membayar PPJ sebesar 7-10% pada setiap pembayaan listriknya( Listrik Token /Pra Bayar atau Pasca Bayar). Artinya Menurut Zul Bahwa ini menjadi keharusan bagi pemerintah dan PLN sebagai pemungut pajak untuk mengadakan PJU. Tegas Zul Majjaga.

” Karna ini soal Pajak maka sudah seharusnya dogma-dogma tentang keswadayaan yang terkait dengan Penerangan Listrik dan sudah semestinya di eliminir” Kata Zul

Setiap pelanggan PLN yang menggunakan / menikmati aliran listrik dikenakan Pajak Penerangan Jalan ( PPJ ) yang besarnya bervariasi tergantung pada Peraturan Daerah (Perda) setempat


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama