Penangkaran Burung Walet dan Merpati di Bulukumba Kian Menjamur

oleh
Foto bangunan penangkar walet, terlihat tinggi menjulang di tengah kota Bulukumba

BULUKUMBA,SUARALIDIK.com— Bangunan sarang Burung Walet di Bulukumba hingga kini kian menjamur. Tumbuh bak cendawan di musim hujan di tiap kampung dalam wilayah Kota Kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi tersebut.

Foto bangunan penangkar walet, terlihat tinggi menjulang di tengah kota Bulukumba

Namun, tak hanya penangkaran burung Walet yang di kelolah oleh Warga Keturunan dan pribumi, penangkaran burung Merpati juga telah di jadikan sebagai hobby oleh sebagian pejabat termasuk Kadis Pertanian Bulukumba,Ir.Harun.

Diketahui, usaha penangkaran Walet , bertujuan mengambil liur dan sarang untuk dijual sebagai obat dan ramuan kosmetik itu, kini menjadi ajang biznis dan pencaharian warga masyarakat.

Di sekitar wilayah pantai Bulukumba saja, terdata ada 23 warga jadi penangkar walet. Salah seorang penangkar Walet,sebut saja Pak Udhin, mengaku membangun bagian samping rumahnya jadi rumahan burung walet untuk datang membuat sarang dan mereka sudah memanen hasilnya sejak lima tahun lalu mengelolah.

Tidak banyaklah yang kita jual, bila ada pembeli datang kita lego barang 1 hingga 2 kg. Untuk satu kg sarang liur walet dibayar Rp 1.650.000 (Satu Juta Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah),” kata Udhin.

Usaha penangkaran Walet dalam skala besar di Bulukumba dikelolah oleh WNI keturunan, mereka itu mengelola dan menjual hasil walet, dengan jual eksport keluar” kata sumber yang ditemui tim SuaraLidik.com.

Sementara itu, usaha pemeliharaan burung merpati, juga mulai terlihat banyak dalam kota Bulukumba.

Yang paling ramai dan menarik, ada sejumlah kantor SKPD memelihara burung dara ini.

Sewaktu ditanyakan kepadapejabatnya, mereka cuma gemar dan hobby untuk menonton tingkah burung merpati itu, ketika diberi makan dengan makanan biji jagung.

Ternyata cara makan burung merpati itu, lebih santun dari cara makan ayam. Kalau ayam suka rebutan, merpati makan tidak begitu, sepertinya ia membagi adil makanan dengan teman nya. Coba lihat itu,” kata Kadis Pertanian, Ir.Harun yang terlihat asyik memberi biji jagung sejumlah merpati di hala man kantornya, saat jeda bertugas,Jumat (12/5/17) ( NRAUF/RED2)