Pencanangan Kampung KB di Gorontalo Utara Terus Berlanjut

oleh -9 views

Bupati Indra Yasin, ibu TP PKK saat dan kepala perwakilan BKKBN provinsi mengresmikan Kampung KB Desa Pilohulata Kecamatan Monano senin 12/11/2018,(foto humas).

Gorontalo, Suaralidik.com – Program Pencanangan Kampung Keluarga Berancana (KB) tahun 2018 di desa-desa Wilayah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) Provinsi Gorontalo terus berlanjut. Kali ini pencanangan dilaksanakan di Desa Pilohulata, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorut, Senin (12/11).

Program Pemerintah melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) ini, termasuk desa yang ke-5 digelar pada Tahun 2018, hal ini disambut baik oleh Bupati Indra Yasin yang didampingi Ketua TP-PKK, Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Asisten II, serta jajaran OPD terkait.

Bupati mengresmikan kampung KB secara langsung yang ditandai dengan gunting pita serta mengukuhkan 7 Kelompok Kerja (Pokja), yakni Pokja Agama, Sosial Budaya, Cinta Kasih, Perlindungan, Kespro, Pendidikan, Ekonomi, dan Lingkungan.

Bupati Indra Yasin dalam sambutannya menceritakan, awalnya mengikuti Program KB dianggap hal yang sulit dilakukan bagi masyarakat.

“Dulu ada salah satu teman saya sempat bertanya, bagaimana caranya mengajak masyarakat untuk ikut Program KB, sedangkan masyarakat itu sangat susah di ajak mengikuti program ini. untuk menjawab itu saya teringat dengan satu falsafat batu dan air, yaitu sekeras-kerasnya batu jika ditetesi air di satu titik, tentu akan lubang juga,Walaupun masyarakat belum begitu paham akan program KB, jika kita datangi terus untuk mengajak ikut program KB, pasti mereka akan luluh juga, sebab KB bisa menciptakan kesejahteraan bagi kita semua,” pungkas Bupati.

Lanjut Bupati dua periode ini, menegasaka dirinya justru sangat bangga dengan hadirnya program KB, didnilai dapat menekan angka kematian ibu hamil khususnya di kabupaten Gorut, sehingganya masyarakat diajak untuk bersyukur sebab pada zamannya dulu KB belum dikenal.

“Jika sejak zaman dulu program KB jeruk sudah dikenal oleh masyarakat luas maka saya yakin tidak akan bertemu dengan istri saya tercinta, Karena Istri saya ini memiliki 10 bahkan 11 bersaudara, bisa dibayangkan jika KB sudah ada,” tutur bupati dengan candaan khasnya.

Bupati berpesan kepada pokja yang baru saja dikukuhkan agar melaksanakan tupoksi dengan baik.
Pencanangan Kampung KB, diharapkan bisa memberikan motivasi bagi masyarakat agar lebih mengetahui dan bisa mempraktekan betapa pentingnya KB bagi keluarga sejahtera.

“Saya harap masyarakat bisa mengikuti program KB, karena sangat baik bagi kesejahteraan kita semua, 2 anak cukup. Kampung KB ini dicanangkan bukan sekedar program tertulis, melainkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga yang sejahtera,”harap Indra Yasin,(***TR/03).