banner 728x250

Pencurian Marak, Warga Barana Rilau Ale Gelar Unjuk Rasa

  • Bagikan
Unjuk Rasa
Warga Lingkungan Barana Kelurahan Palampang Kecamatan Rilau Ale saat menggelar aksi Unjuk Rasa di depan kantor Camat Rilau Ale terkait maraknya Curnak|

Tuntut Kinerja Polsek Rilau Ale

BULUKUMBA, SUARALIDIK.com –  Puluhan warga Lingkungan Barana Kelurahan Palampang Kecamatan Rilau Ale menggelar  unjuk rasa di depan kantor Camat Rilau Ale, Jalan Poros Tanete, terkait maraknya Pencurian ternak sapi dan alat pertanian di Barana, Senin (04/10).

banner 728x250

Pengunjuk rasa menuntut agar pihak pemerintah kecamatan maupun pihak Polsek Rilau Ale  melakukan tindakan nyata memutus mata rantai aksi Curnak dan pencurian alat pertanian.

Koordinator aksi, A. Takdir mengatakan bahwa buntut di gelarnya aksi ini di sebabkan tidak responnya pihak  polsek Rilau Ale dalam menindak laporan warga beberapa minggu lalu, dimana telah dilaporkan kehilangan ternak atas nama Samsir sebanyak 3 ekor dan warga lainnya Aminah 1 ekor, termasuk kehilangan beberapa unit alat pertanian jenis hand traktor milik warga.

A. Takdir dalam orasinya menuntut pihak pemerintah kecamatan Rilau Ale dan polsek Rilau Ale untuk menindak lanjuti laporan tersebut,jangan berdiam diri menunggu kami semua kecurian ternak,harus ada langkah kongrit dalam upaya penangkapan para pencuri yang telah meresahkan warga.

“Saya minta kepada aparat Kecamatan Rilau Ale dan Polsek Rilau Ale agar lebih serius mendalami  kasus Curnak dan pencurian Hand Traktor, harus ada langkah cerdas dalam upaya penangkapan, saya yakin pihak Polsek mampu mengungkap kasus ini karena mereka telah di bekali ilmu Inteligen, jangan biarkan kami semua menunggu giliran dari aksi para pencuri,” pinta Takdir.

Sesaat setelah aksi unjuk rasa,para demonstran di undang untuk Hearing di aula Kantor Camat Rilau Ale yang di hadiri langsung oleh Camat Rilau Ale, A. Mulyadi Pangki, Kapolsek Rilau Ale IPTU Arif Rahman, para Kepala Desa dan aparat desa se Kecamatan Rilau Ale.

Di hadapan warga, Camat Rilau Ale Andi
Mulyadi Pangki berjanji akan membangun sinergitas dengan polsek Rilau Ale dan para Lurah serta para Kepala Desa se Kecamatan Rilau Ale untuk bekerja sama dan bahu membahu memutus aksi pencurian Curnak dan alat pertanian yang belakangan ini sangat meresahkan dan merugikan warga Rilau Ale, upaya kongrit yang akan di lakukan dengan menghidupkan pos ronda di  perkampungan – perkampungan.

Sementara itu, Kapolsek Rilau Ale IPTU Arif Rahman membenarkan adanya laporan terkait kasus curnak di lingkungan Barana.

Arif menyampaikan komitmen dan konsistensinya dihadapan para warga terkait kamtibmas untuk terus melakukan upaya pengamanan dalam giat patroli malam, bahkan Arif mengklaim bahwa setiap malamnya ketika para warga tertidur lelap pihaknya berpatroli,namun ia mengakui kalau apa yang dilakukannya belum maksimal, karena terkendala akses jalan yang belum memadai, khususnya akses jalan ke hutan, belum lagi luasnya wilayah.

” Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah melaporkan terkait Kamtibmas, perlu saya sampaikan bahwa setiap malamnya pihak kami telah melakukan patroli malam sebagai bentuk tanggung jawab kami menjawab persoalan keamanan di tengah masyarakat, disaat bapak dan ibu terlelap kami masih gentayangan melakukan upaya penangkapan terhadap para pencuri, kami tidak tinggal diam dan berpangku tangan dalan masalah ini, persoalannya untuk mengawasi ternak bukanlah pekerjaan yang mudah, kami minta kerja samanya sekaligus menghimbau kepada para peternak untuk tidak menambatkan ternaknya di kebun, solusinya harus di buatkan.kandang dekat rumah agar memudahkan pemilik ternak untuk melakukan pemantaun, langkah ini dilakukan untuk memanilisir bahkan upaya memutus rantai aksi curnak dalam wilayah Rilau Ale,”  tutup Arif.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *