Pengelolaan BOS SMKN 1 Tulang Bawang Tengah Bakal Dilapor Ke Gubernur Lampung

oleh
Photo : Bendahara SMK 1 Tulang Bawang Tengah, Bapak Prapto

Lampung, Suaralidik.Com  – Realisasi dana bantuan oprasional sekolah SMK N 1 tulang bawang tengah ditengara tidak jelas arahnya. Bagaimana tidak, beberapa invetigasi DPD LSM  Lidik pro Lampung mengindikasikan  banyaknya sarana dan prasarana yang rusak parah.

Tim investigasi DPD lidik pro Provinsi Lampung, Senin (3/12/2018)  kembali ke SMK N 1 Tulang bawang tengah dalan rangka bertemu dengan Kepala Sekolah. Hanya saja, disana diterima oleh Prapto  bendahara bos.

Menurut Prapto, untuk   perawatan sekolah triwulan pertama dialokasikan Rp 20 Juta. Untuk pengecetan per kelas dilokasikan 150 perkelas dari 36 kelas. Tahun 2018 dianggarkann pembelian meubeller Rp  23 Juta  2set, pembelian alat mesin triwulan 2 dan 3 senilai  Rp 5 Juta.

“Kalau langganan daya dan jasa listrik  1 bulan Rp 8 Juta, biaya  telkom dan internet Rp 3,5 Juta per bulan,”tutur Prapto perlahan.

Lain halnya dengan penuturan beberapa  SMK N 1 Tulang Bawang Tengah. Mereka  mengatakan kepada tahun 2017  memang mengecat dinding dalam kelas.

Tapi siswa melakukan swadaya. Tiap siswa menyetor Rp 5000,- jika dikalikan 1310 siswa. Maka anggaran pengecetan mencapai  Rp. 6.550.000,- dan itu dari siswa.

Sayangnya Kepala Sekolah Sungkowo Titis Handoko tidak dapat ditemui. Dia  terkesan alergi dengan lembaga dan media.

“Sangat kita sayangkan apalagi beliau selaku MKKS SMK kabupaten tulang bawang barat seharusnya menjadi contok ke SMK yang lain,”kata Edy, ketua LSM Lidik Pro Provinsi Lampung.

Menyikapi pengelolaan anggaran BOS SMK  1 Tulang Bawang Tengah, DPD LSM Lidik Pro Lampung akan melaporkan ke Gubernur Lampung  Muhammad Ridho Ficardo. Kalau pun Ridho tak menanggapi, maka secara resmi akab dilaporkan ke Kejati Lampung.(

“Saya sudah kontak ajudan gubernur lampung m. Ridho Ficardo untuk difasilitasi untuk melaporkan terkait SMK N 1 tulang bawang tengah dan apabila kurang respon secepatnya saya laporkan resmi ke kejati lampung tutup lidik pro. (***edi doy)