banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Berita  

Pengunjung Mengeluh Pasar Cidu Biang Macet dan Biaya Parkir Kemahalan

Nampak Suasana Keramaian dan Kemacetan Yang di Keluhkan Para Pengunjung Pasar Cidu.

Makassar, SuaraLidik.com – Banyak cara warga kota Makassar dalam mencari rejeki, mulai jualan pentolan, jagung bakar, minuman dingin sampai dengan kepiting goreng. Seperti halnya dari pantauan kami di Pasar Cidu, Jalan Tinumbu, Sabtu (18/12/2021).

Nampak terlihat kepadatan dan keramaian di Pasar Cidu, hingga tidak mentaati protokol kesehatan. Selain itu banyak pedagang yang menggunakan bahu jalan.

Salah satu contohnya Anto yang merupakan pengunjung yang melintas, terlihat penuh keringat setiap melewati di Pasar Cidu dikarenakan padatnya jalan tersebut.

Anto mengaku sebagai pengguna jalan merasa dirugikan, akan tetapi apalah daya, namanya usaha dan jualan orang lain dalam mencari rejeki.

“Saya sih berharap ada petugas yang mengatur, agar para penjualnya bisa tertib, sehingga tidak berkerumunan begini,” ujar Anto kepada awak media.

Mengenai kemacetan dan para penjual di Pasar Cidu yang menggunakan bahu jalan, Kasatpol PP Kota Makassar Iqbal Asnan saat di konfirmasi menjelaskan, terkait Pasar Cidu sebaiknya ke Perumda Pasar Makassar Raya koordinasinya, dan soal pembinaan pedagang kaki lima itu didelegasikan ke Pemerintah Kecamatan bukan ke Satpol.

Selain menimbulkan kemacetan, ternyata biaya parkir di Pasar Cidu mencapai 10 ribu untuk roda 4 (Mobil). Itulah yang di rasakan Arwin salah satu pengunjung yang mampir belanja di Pasar Cidu.

“Iya mahal sekali, karena saya cuman sebentar parkir, tapi disuruh bayar segitu,” jelasnya.

Arwin menjelaskan, selain biaya parkir yang mahal, dirinya pun tidak diberikan bukti karcis. Dan yang lebih parahnya lagi juru parkir ini tidak menunjukkan identitasnya sebagai juru parkir yang resmi.

Menanggapi keresahan pengunjung biaya parkir di Pasar Cidu yang kemahalan, kami mencoba menghubungi Perumda Parkir Makassar Raya, melalui Humasnya menjelaskan, idealnya biaya parkir mobil maksimal hanya 5 ribu, dan juru parkir resmi itu selalu berpakaian resmi.

“Maklum karena di pasar itu banyak pengelolanya yang tidak jelas,” ujar Asrul.

Asrul menjelaskan, soal adanya juru parkir yang meminta melebihi aturan, nanti kami kroscek dan menurunkan tim untuk menertibkan.

“Terima kasih atas masukannya, kami akan segera tindak lanjuti,” pungkas Asrul.(**)