Penolakan Tambang Pasir Laut Semakin Menguat Di Galesong

oleh
Tolah tambang pasir laut di galesong

Suara Lidik Takalar – Selama dua pekan ini, penolakan tambang pasir laut semakin menguat dan ramai diberitakan dan diperbincangkan, awalnya dari keluarnya surat yang dikeluarkan oleh pihak Pemprov Sulsel beberapa waktu lalu, kemudian dengan sigap dan cepat Forum Pemerhati Galesong (FPG), pertama melayangkan surat penolakan keras ke Pemprov Sulsel.(12/4/2017)

Surat yang dilayangkan tersebut salah satu bentuk penolakan keras dari FPG yang dilayangkan dan dibawa langsung sekretaris FPG Jamaluddin Ago. Kemudian penolakan selanjutnya disusul oleh lembaga FIK KSM yang dipimpin oleh Nurlinda Taco kemudian mengeluarkan petisi penolakan dan melakukan aksi nyata di Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi.

Hari ini, sejumlah gabungan pemuda kemudian ikut prihatin dengan kondisi dengan adanya penambangan pasir laut ini yang berlokasi di perairan laut Galesong dan Galesong Selatan Kabupaten Takalar.

Pagi tadi sebuah forum yang menamakan diri sebagai FORMAT (Forum Masyarakat Galesong) melakukan penyeberan selebaran ke warga-warga yang ada di pesisir Galesong dan melakukan aksi serta berorasi di depan kantor camat Galesong Kabupaten Takalar yang dipimpin Bahar bersama rekannya yang lain tergabung dari berbagai ormas dan OKP yang ada Di Galesong.

Kondisi ini saat dikonfirmasi ke salah satu peserta aksi, mengatakan aksi ini akan terus berlanjut sampai tuntutan kami dipenuhi dengan tidak melakukan aktivitas penambangan pasir laut di Galesong Kabupaten Takalar, ungkapnya.