Pensiunan PNS Jabat Kabid di Sesalkan Anggota DPRD Torut

oleh
Anggota DPRD Toraja Utara dari Fraksi Hanura, Agustinus Parrangan (ISt)/ SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,TORAJA UTARA- Terkait adanya ASN (Aparatur Sipil Negara) yang masih berkantor sementara sudah pensiun bahkan sudah tidak menerima gaji sesuai dengan UU ASN pasal 87 dan 90 bahwa pejabat Administrasi pensiun pada usia 58 tahun dan pejabat tinggi 60 tahun, salah seorang Anggota DPRD Toraja Utara dari Fraksi Hanura, Agustinus Parrangan merasa miris dan menyesalkan kebijakan Pemkab Torut tersebut.

Agustinus yang juga Sekretaris Komisi 1 DPRD Torut tersebut melihat kondisi yang masih carut marut di dalam sistem kepemerintahan yang ada di Toraja Utara saat ini terkait adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS), tercatat pensiun kini masih pegang jabatan sebagai Kepala Bidang ( Kabid), seperti yang terjadi di Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara rupanya mendapat tanggapan serius, apalagi komisi yang di tempati Agustinus membidangi dinas tersebut.

Ini sangat kami sayangkan adanya pejabat yang pensiun tapi masih berperan mengatur sebagai kepala bidang di mana yang bersangkutan merupakan salah satu dokter yang pernah bertugas pada Dinas tersebut,mestinya yang bersangkutan sudah istirahat di rumahnya” ucap Agus kepada SuaraLidik.com, Selasa (25/10/2016)

Anggota DPRD Toraja Utara dari Fraksi Hanura, Agustinus Parrangan (ISt)/ SUARALIDIK.com
Anggota DPRD Toraja Utara dari Fraksi Hanura, Agustinus Parrangan (ISt)/ SUARALIDIK.com

Untuk itu Agus berharap agar hal ini harus menjadi perhatian serius dari pihak pemerintah untuk melalakukan evaluasi soal ketertiban PNS maupun disiplin pegawai guna menghindari adanya PNS yang sudah pensiun namun masih dipekerjakan.

Ini adalah bukti adanya ketidak seriusan para pemangku jabatan dalam melihat persoalan ini, kalau memang sudah pensiun ya segera kursi kepala bidang itu dijabat oleh seorang pelaksana tugas sehingga tidak ada kekosongan yang bisa mempengaruhi kinerja pada pelayanan apalagi ini terjadi di dinas kesehatan” sesalnya.

Ditambahkannya bahwa kalau dia seorang dokter dan masih ingin mengabadi ya tempatnya bukan di dinas tapi fungsional di Puskesmas karena realitanya hari ini banyak puskesmas di Torut yang butuh dokter.

Namun mekanisme tenaga administrator pun ada aturan mainnya tersendiri dan tidak serta merta langsung ke dinas dan kembali ke kursinya sebagai kepala bidang karena ini berhubungan dengan tanggung jawab kebijakan dan lain-lain” jelas Agustinus Parrangan.

REPORTER; lisna

REDAKSI; suaralidik.com/ andi awal