Perangi Narkoba Mabes Polri Kerjasama Antar Direktorat Narkoba Polda Se Indonesia

oleh
SAY NO TO DRUGS BNN

SUARALIDIK.com,JAKARTA– Peningkatan kinerja pemberantasan peredaran narkoba adalah salah satu program kerja 100 hari Jenderal Pol Tito Karnavian sejak menjabat sebagai Kapolri.

Untuk itu, Kapolri telah memerintahkan petugas Pengawasan Internal (Paminal) serta Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk mengawasi dan mengevaluasi kinerja Direktorat Narkoba di seluruh polda.

Saya sudah perintahkan jajaran Paminal Propam untuk monitoring direktorat mana yang kira-kira tidak melakukan kebijakan saya. Kalau ada yang memainkan kasus narkotika, saya bilang tangkap saja,” kata Tito.

Tito mengatakan bagi jajaran Direktorat Narkoba yang tidak bekerja maksimal, akan diberi sanksi tegas dan dimutasi. “Yang tidak mengungkap kasus, saya akan berikan sanksi dan dipindahkan,” katanya.

ILUSTRASI STOP NARKOBA BNN -SUARALIDIK.com
ILUSTRASI STOP NARKOBA BNN -SUARALIDIK.com

Menindak lanjuti petunjuk serta instruksi dari Kapolri, kini Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Dharma Pongrekun langsung ambil langkah cepat menjalin  kerja sama antar Direktorat Narkoba di polda-polda dalam rangka  memberantas narkoba.

Hal tersebut sangat penting dilakukan dalam upaya pemberantasan narkoba di Indonesia, mengingat narkoba di tanah air telah merambah dari generasi tua hingga muda. “Kami harus bekerja sama, tidak bekerja sendiri-sendiri,” katanya di Jakarta, Senin, 26 September 2016.

Dharma menjelaskan, kerja sama dalam upaya pemberantas narkoba yang dimaksud adalah berbagi informasi dan data kasus kejahatan narkoba yang tengah diusut.

“Seperti sharing data, jangan simpan informasi sendiri. Jadi masing-masing direktorat fokus pada wilayahnya, apabila ada (kejahatan) lintas provinsi, karena narkoba adalah kejahatan lintas batas. Hal itu (kasus) biar diungkap oleh provinsi (Polda) yang dilewati,” katanya.

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com