Perdagangan Manusia di Kupang, Pegawai Imigrasi Dijadikan Tersangka

oleh
Ilustrasi Human Trafficking

NTT,SUARALIDIK.com, Kasus perdagangan manusia atau Human Trafficking kembali terungkap. Kali ini Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur menangkap pegawai Kantor Imigrasi Klas I Kupang,NTT yakni GM sebagai tersangka dugaan kasus perdagangan manusia setelah melalui pemeriksaan selama 24 Jam secara maraton.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda NTT,AKBP Jules Abraham Abast kepada media,Sabtu (3/9).

Kita sudah tetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dalam kasus perdagangan manusia di NTT, dan merupakan jaringannya YLR seorang pegawai di Bandara El Tari Kupang yang telah ditangkap,” kataAKBP Jules Abraham Abast.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan hasil pemeriksaan setelah ditangkapnya GM di kantor Imigirasi Kelas I Kupang pada Kamis (1/9) lalu setelah dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian dalam dugaan keterlibatannya yang bersangkutan dalam hal perdagangan manusia.

Jules menambahkan, dalam statusnya sebagai tersangka tersebut, GM sendiri akan ditahan selama 40 hari sambil dilakukan pemeriksaan lebih jauh.

Sampai dengan saat ini pihak kepolisian masih terus menggali. Dan kasus ini masih terus ditelusuri dan sedang dikembangkan, sehingga kami belum bisa menyampaikan informasi atau mengeksposnya terlalu jauh,” ujarnya.

Namun menurutnya selama 40 hari itu jika ditemukan ada lagi yang terlibat setelah dilakukan pengembangan maka pihak kepolisian akan segera bertindak kemudian mengekspos kasus penangkapan tersebut.

Untuk diketahui Kapolda NTT Brigjen Pol E. Widyo Sunaryo pada tanggal 5 Agustus 2016 baru membentuk Satgas Trafficking setelah mendapatkan perintah langsung dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memberantas kasus perdagangan manusia di NTT yang telah menjamur sejak beberapa tahun yang lalu.

Perintah Kapolri tersebut juga setelah mendapatkan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo untuk memberantas hal yang sama.

Pasca dibentuknya Satgas Trafficking tersebut, Polda NTT sendiri telah berhasil menangkap 13 pelaku perdagangan manusia di NTT jaringannya YLR.

Redaksi SuaraLidik: Andi Awal


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama